Diblokade Maduro, Relawan di Venezuela Nekat Bawa Masuk Bantuan AS

Kompas.com - 17/02/2019, 21:31 WIB
Pasukan militer Venezeula memblokir Jembatan Tienditas, di perbatasan antara Cucuta di  Kolombia dan Tachira di Venezuela, dengan kontainer pada Rabu (6/2/2019). (AFP/EDINSON ESTUPINAN) Pasukan militer Venezeula memblokir Jembatan Tienditas, di perbatasan antara Cucuta di Kolombia dan Tachira di Venezuela, dengan kontainer pada Rabu (6/2/2019). (AFP/EDINSON ESTUPINAN)

CARACAS, KOMPAS.com - Ribuan relawan di Venezuela akan memulai pemindahan bantuan dari Amerika Serikat pada Minggu (17/2/2019) waktu setempat.

Mereka nekat melakukan hal itu, meski Presiden Venezuela Nicolas Maduro menutup semua akses perbatasan dan menolak bantuan "Negeri Paman Sam".

Bantuan AS sejauh ini masih menumpuk di kota Cucuta, perbatasan Kolombia.

"Venezuela sedang bersiap untuk menerima bantuan kemanusiaan," kata pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido kepada ribuan pendukungnya, seperti diwartakan kantor berita AFP.

Baca juga: AS Beri Sanksi Lima Pejabat Venezuela yang Dekat dengan Maduro

Guaido mengklaim sekitar 600.000 orang telah mendaftarkan diri membantu membawa bantuan dari asing melalui titik-titik perbatasan.

Salah satu yang menjadi relawan adalah Coromoto Crespo. Pria berusia 58 tahun itu mengajukan diri karena kebutuhan mendesak untuk kehidupan sehari-hari.

"Untuk menemukan obat-obatan saja memerlukan keajaiban," katanya.

"Saya perlu obat untuk tekanan darah tinggi, dan apa yang saya temukan, tak mampu saya beli," ucapnya.

Dia mengatakan, salah satu kerabatnya bahkan meninggal dunia karena kekurangan antibiotik.

Guaido menargetkan pada 23 Februari bagi masuknya seluruh bantuan. Hingga kini, tiga pesawat kargo militer AS mengirimkan puluhan ton bantuan makanan ke Cucuta.

Pesawat AS lainnya akan tiba di Pulau Curacao, Karibia, dari Miami pada Selasa mendatang. Pusat pengumpulan bantuan Brasil juga akan dibuka pada Senin (18/2/2019) di perbatasan.

Di sisi lain, Maduro menginstruksikan pasukannya untuk menyiapkan rencana penempatan khusus di perbatasan sepanjang 2.200 km dengan Kolobia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X