Unggah Video Kereta Cepat, Menteri di India Malah Dicibir Warganet

Kompas.com - 12/02/2019, 21:54 WIB
Kereta semi-cepat di India yang diklaim oleh Menteri Perkeretaapian India Piyush Goyal. (Twitter/Piyush Goyal) Kereta semi-cepat di India yang diklaim oleh Menteri Perkeretaapian India Piyush Goyal. (Twitter/Piyush Goyal)

NEW DELHI, KOMPAS.com - Menteri Perkeretapian India Piyush Goyal menuai banyak cibiran dari warganet usai mengunggah sebuah video kereta yang melaju begitu cepat di media sosial.

Padahal sebagai seorang menteri, dia bertanggung jawab atas jaringan kereta terbesar keempat di dunia.

Usut punya usut, ternyata video yang diklaimnya sebagai kereta cepat itu hanyalah rekaman versi time-lapse cepat dari kereta yang lajunya lebih lambat.

Baca juga: Petaka Miras Oplosan di India, 99 Orang Tewas dalam 4 Hari


Diwartakan BBC, Selasa (12/2/2019), Goyal menyebut kereta itu sebagai kereta semi-cepat pertama India.

"Saksikan kereta semi-cepat pertama India yang dibangun di bawah inisiatif 'Make in India', Vande Bharat Express," kicaunya di Twitter.

Seorang pria bernama Abhishek Jaiswal akhirnya mengungkap bahwa cuplikan video tersebut dia rekam pada Desember lalu untuk saluran YouTube bertema kereta api.

Video milik Jaiswal sama persis dengan yang diunggah sang menteri, namun melaju lebih lambat.

Jaiswal mengatakan, video itu direkam di stasiun Asaoti di negara bagian Haryana.

Kereta dalam video itu adalah Train 18, kereta tercepat di India hingga saat ini.

Kereta tersebut melayani perjalanan antara ibu kota Delhi dan Varanasi dengan kecepatan maksimum 130 km/jam.

Baca juga: Salju Longsor di India Kashmir, 10 Orang Dilaporkan Hilang

Warganet langsung bereaksi atas perbandingan dua video tersebut, dengan mengejek menteri.

"Pak, hapus dan repost video ini sebagai gantinya," kicau pengguna Twitter sambil menyematkan video yang diedit dengan time-lapse lebih cepat dari sebelumnya.



Terkini Lainnya

Pemerintah Meksiko Bakal Lelang Mobil Mewah yang Disita dari Penjahat

Pemerintah Meksiko Bakal Lelang Mobil Mewah yang Disita dari Penjahat

Internasional
Washington Legalkan Pengomposan Jenazah Manusia

Washington Legalkan Pengomposan Jenazah Manusia

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perempuan Korut Dijual di China | Pernyataan Pendiri Huawei

[POPULER INTERNASIONAL] Perempuan Korut Dijual di China | Pernyataan Pendiri Huawei

Internasional
Beli Nomor Cantik Seharga Rp 41 Juta, Hidup Pria Ini Justru Sengsara

Beli Nomor Cantik Seharga Rp 41 Juta, Hidup Pria Ini Justru Sengsara

Internasional
Perang Sipil Bikin Warga Suriah Berhemat Saat Ramadhan

Perang Sipil Bikin Warga Suriah Berhemat Saat Ramadhan

Internasional
PM India Beri Selamat ke Presiden Jokowi Pakai Bahasa Indonesia

PM India Beri Selamat ke Presiden Jokowi Pakai Bahasa Indonesia

Internasional
Sadar dari Mabuk, Pria Ini Dapati Penisnya Sudah Dipotong

Sadar dari Mabuk, Pria Ini Dapati Penisnya Sudah Dipotong

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Biografi Tokoh Dunia: Cixi, Permaisuri Kontroversial di China

Internasional
Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Internasional
Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Internasional
Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Mahathir Ucapkan Selamat kepada Presiden Jokowi atas Kemenangan di Pemilu 2019

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional

Close Ads X