Selundupkan Narkoba Pakai Anak Anjing, Dokter Hewan Dihukum 6 Tahun Penjara

Kompas.com - 08/02/2019, 22:47 WIB
Ilustrasi anak anjing. THINKSTOCKIlustrasi anak anjing.

BROOKLYN, KOMPAS.com - Seorang dokter hewan asal Kolombia dijatuhi hukuman enam tahun penjara setelah terbukti bersalah dalam kasus penyelundupan narkoba yang menggunakan anak anjing.

Hukuman untuk Andres Lopez Elorez dibacakan dalam persidangan yang digelar di Brooklyn, Kamis (7/2/2019).

Elorez, yang telah menjadi warga negara AS, mengaku bersalah pada September atas konspirasi impor heroin ke AS dengan skema menjadikan anak anjing sebagai kurir dengan menjahitkan paket heroin cair di dalam tubuh mereka.

Baca juga: Dokter Hewan Gunakan Anak Anjing untuk Selundupkan Narkoba

Kasus yang melibatkan Elorez terungkap pada Januari 2005, setelah petugas penegak hukum menggeledah sebuah peternakan anjing di Medellin, Kolombia dan menemukan 17 kantong heroin cair, termasuk 10 kantong yang dikeluarkan dari dalam tubuh anak anjing.

Tiga anak anjing kemudian mati setelah terjadi infeksi akibat operasi.

Elorez sempat melarikan diri dan hidup dalam pelarian selama 10 tahun sebelum dia ditangkap di Spanyol pada 2015 dan diekstradisi ke AS pada Mei 2018 lalu.

"Elorez bukan hanya seorang pedagang obat terlarang, dia juga telah melanggar sumpahnya sebagai dokter hewan saat menggunakan keterampilannya untuk menyelundupkan heroin di dalam perut anak anjing," kata Jaksa AS, Richard Donoghue dalam pernyataannya, Mei 2018.

Sementara dua di antara anak anjing yang diselamatkan petugas dalam penggerebekan pada 2005, kini telah menjalani kehidupan yang lebih baik.

Salah satu anjing jenis Beagle yang diberi nama Donna telah diadopsi oleh seorang polisi Kolombia, sedangkan satu anjing jenis Rottweiler dilatih oleh polisi Kolombia menjadi anjing pendeteksi narkoba dan diberi nama Heroina.

Baca juga: Anak Anjing Mati akibat Telan Heroin saat di Hutan Bersama Pemiliknya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X