Dokter Hewan Gunakan Anak Anjing untuk Selundupkan Narkoba

Kompas.com - 02/05/2018, 21:28 WIB
Ilustrasi anak anjing. THINKSTOCKIlustrasi anak anjing.

BROOKLYN, KOMPAS.com - Seorang dokter hewan asal Kolombia ditahan atas tuduhan terlibat dalam perdagangan narkoba dan penyiksaan hewan.

Tersangka yang bernama Andres Lopez Elorez (38), dituduh telah menyalahgunakan ketrampilannya dan mengubah anak-anak anjing menjadi sarana penyelundupan narkoba.

Elorez diyakini telah membedah dan memasukkan paket heroin cair ke dalam perut anak-anak anjing berbagai ras dan kemudian menggunakannya untuk penyelundupan narkoba.

Tersangka telah tertangkap di Spanyol dan telah dideportasi ke AS.

"Elorez bukan hanya seorang pedagang obat terlarang, dia juga telah melanggar sumpahnya sebagai dokter hewan saat menggunakan keterampilannya untuk menyelundupkan heroin di dalam perut anak anjing," kata Jaksa AS, Richard Donoghue dalam pernyataannya.

Baca juga : Ditaruh di Bagasi Kabin Pesawat, Anak Anjing Usia 10 Bulan Ini Mati

Kasus yang melibatkan Elorez terjadi pada 2004 dan 2005. Saat itu tersangka terlibat dalam perdagangan obat terlarang berupa heroin cair yang diselundupkan dalam perut sejumlah anak anjing.

Anak-anak anjing tersebut kemudian dikirim menggunakan penerbangan komersial ke AS. Demikian diberitakan New York Post, Selasa (1/5/2018).

Setibanya di tempat tujuan, paket-paket narkoba itu diangkat dari dalam tubuh anak anjing yang masih dibius. Anak-anak anjing itu pun mati selama proses pengeluaran paket tersebut.

Sepuluh anak anjing diselamatkan pada 2005 dalam penyergapan di Kolombia. Enam di antaranya ditemukan narkoba di dalam perutnya dengan total seberat 2,9 kilogram.

Elorez berhasil menghindari penangkapan dan menghabiskan waktu sepuluh tahun dalam pelarian.

Dia akhirnya dapat ditangkap di Spanyol pada 2015 dan melawan ekstradisi di pengadilan hak asasi manusia di Eropa.

Baca juga : Anak Anjing di Kebun Binatang China Jadi Makanan Ular Piton

Pengacara tersangka Mitchell Dinnerstein mengatakan kliennya memiliki masalah kejiwaan, termasuk depresi, serta gangguan ginjal.

Pengacara itu juga menambahkan, kliennya bukanlah seorang dokter hewan. Elorez akhirnya ditahan tanpa jaminan. Dia diancam dengan hukuman 10 tahun hingga seumur hidup apabila terbukti bersalah.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X