Polisi Cari Pria Pemandu Suami Istri Diduga asal Indonesia Pelaku Bom Bunuh Diri di Filipina

Kompas.com - 01/02/2019, 21:24 WIB
Tentara Filipina mengawal mobil jenazah korban ledakan bom di Katedral di Jolo, selama proses pemakaman, pada Rabu (30/1/2019). AFP / NICKEE BUTLANGANTentara Filipina mengawal mobil jenazah korban ledakan bom di Katedral di Jolo, selama proses pemakaman, pada Rabu (30/1/2019).

MANILA, KOMPAS.com - Otoritas Filipina tengah mencari sosok pria yang menjadi pemandu dan mengantarkan pasangan suami istri asal Indonesia ke gereja di Jolo untuk melancarkan aksi bom bunuh diri.

Melansir dari ABS-CBN News, seorang pria yang dikenal sebagai "Kamah" telah menjadi tersangka dalam pemboman tersebut.

Menteri Dalam Negeri Filipina, Eduardo Ano mengatakan, dirinya yakin bahwa dua pelaku, pasangan suami istri, yang melancarkan bom bunuh diri di Gereja di Jolo, Provinsi Sulu, pada Minggu (27/1/2019) lalu berasal dari Indonesia.

"Mereka adalah orang Indonesia. Saya yakin bahwa mereka adalah orang Indonesia," kata Ano, yang juga mantan kepala militer, kepada CNN Filipina, dilansir The Straits Times, Jumat (1/2/2019).

Baca juga: Suami Istri asal Indonesia Disebut Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Filipina

Serangan dua bom bunuh diri saat berlangsungnya Misa Minggu itu telah menewaskan 22 orang dan melukai sedikitnya 100 orang lainnya.

Ano menambahkan, kedua pelaku memiliki kaitan dengan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah, atau ISIS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia juga menambahkan memiliki sumber yang memberitahunya bahwa aksi pembom bunuh diri itu adalah "proyek" kelompok teror lokal Abu Sayyaf.

"Yang bertanggung jawab (dalam serangan ini) adalah pembom bunuh diri Indonesia."

"Namun kelompok Abu Sayyaf yang membimbing mereka, mempelajari sasaran, melakukan pemantauan dan membawa pasangan ini ke gereja," kata Ano.

"Tujuan dari pasangan Indonesia ini adalah untuk memberi contoh dan mempengaruhi teroris Filipina untuk melakukan pemboman bunuh diri," tambahnya, seperti dilansir BBC News Indonesia.

Konsul Jendral Indonesia di Davao, Berlian Napitupulu, mengatakan belum mendapatkan informasi tentang pasangan Indonesia yang disebutkan melakukan penyerangan itu.

Pulau Jolo telah lama menjadi basis kelompok gerilyawan Abu Sayyaf, yang telah masuk dalam daftar hitam oleh AS dan Filipina sebagai organisasi teroris.

"Daerah Zamboanga, Davao, dan Cagayan de Oro juga merupakan sasaran ideal teroris," lanjut Ano.

Baca juga: Duterte: Insiden Ledakan di Gereja Katolik adalah Bom Bunuh Diri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.