Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/01/2019, 20:11 WIB

Yasser Arafat yang meninggal pada 11 November 2004 lalu adalah pemimpin Otoritas Palestina dan Organisasi Pembebasan Palestina. Dia dianggap sebagai awal mula munculnya terorisme modern.

Nasser al-Qidwa, keponakan dari Arafat, menilai keputusan penyitaan oleh pengadilan Israel tersebut tidak dapat diterima.

Baca juga: Kamar Tidur di Akhir Hidup Yasser Arafat Dibuka untuk Umum

Properti yang dimaksudkan dalam surat keputuan penyitaan tersebut meliputi sebuah kawasan seluas sekitar 2.700 meter persegi yang terletak di Bukit Zaitun, yang menghadap dinding Kota Tua Yerusalem dan kompleks masjid Al-Aqsa.

Disampaikan Qidwa, dalam konferensi pers di Ramallah, Rabu (23/1/2019), bahwa Arafat dan saudara-saudaranya hanya memiliki sebagian kecil dari properti yang disita.

"Keputusan oleh pengadilan itu adalah sebuah upaya tindakan perampok dan pencuri," kata dia, seperti dilansir AFP.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber AFP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.