Kompas.com - 25/01/2019, 20:11 WIB

YERUSALEM, KOMPAS.com - Pengadilan Israel mengeluarkan perintah penyitaan sebuah properti di Yerusalem yang sebagian dimiliki oleh Yasser Arafat.

Penyitaan tersebut dilakukan sebagai jaminan terhadap gugatan sipil atas kerusakan yang diakibatkan Otoritas Palestina.

Dalam salinan keputusan pengadilan distrik Yerusalem yang dilihat AFP, pada Rabu (23/1/2019), menyebut pemerintahan mendiang Yasser Arafat sebagai pihak yang dituntut.

"Proses gadai sementara dikabulkan untuk properti yang dimilik oleh pihak tertuntut," tulis surat putusan yang dikeluarkan pada Selasa (22/1/2019) itu.

Putusan tersebut turut menyebutkan, bahwa setiap permohonan di masa yang akan datang untuk mencabut keputusan itu akan diberikan sidang pengadilan baru dan bahwa pihak pemerintahan Arafat sebagai tertuntut memiliki waktu 30 hari untuk mengajukan banding.

Baca juga: Kota di Israel Ini Akhirnya Cabut Nama Jalan Yasser Arafat

Permohonan untuk hak gadai aset mendiang Arafat di Yerusalem Timur itu diajukan oleh Organisasi Non-pemerintah di Israel, Shurat Hadin.

Aset mendiang Arafat yang disita tersebut sebagai jaminan atas klaim sipil yang tertunda atas kerusakan oleh Otoritas Palestina (PA), Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), dan pemerintahan Arafat, yang diajukan oleh delapan keluarga korban serangan Palestina.

"Keputusan ini membawa kita satu langkah lebih dekat menuju keadilan bagi para korban dan keluarga mereka," kata Nitsana Darshan Leitner, selaku ketua LSM Shurat Hadin, dalam pernyataannya, yang dikutip AFP, Kamis (24/1/2019).

Menurutnya, keputusan penyitaan diperlukan karena seandainya gugatan tersebut dimenangkan keluarga korban, maka pengumpulan ganti rugi kemungkinan bakal sulit.

"Kami tidak akan membiarkan situasi di mana pemerintahan Arafat dapat memiliki tanah di jantung Yerusalem, sementara mereka menghindari pembayaran ganti rugi kepada korban dan keluarga mereka," ujar Hadin.

Halaman:
Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.