Seorang Remaja Berusia 12 Tahun Melahirkan di Perth

Kompas.com - 25/01/2019, 10:29 WIB
Ilustrasi bayi baru lahir PixelistanbulIlustrasi bayi baru lahir

PERTH, KOMPAS.com - Berbagai pihak berwenang di Australia Barat sedang berusaha melakukan koordinasi setelah seorang remaja putri berusia 12 tahun melahirkan di sebuah rumah sakit di Perth.

Remaja tersebut dilaporkan melahirkan bayinya awal bulan ini.

Polisi mengatakan, mereka bekerjasama dengan keluarga remaja tersebut berkenaan dengan kelahiran tersebut.

Baca juga: PBB: 7,3 Juta Gadis Remaja Melahirkan Setiap Tahun


Kepolisian Australia Barat mengatakan, mereka sudah melakukan kontak dengan badan pemerintah lain terkait kasus ini.

Dalam pernyataannya, Departemen Sosial Australia Barat mengatakan, tidak akan memberikan komentar mengenai kasus individu guna melindungi remaja putri itu, bayi dan keluarganya.

"Bila ada kekhawatiran bahwa remaja putri itu mungkin dianiaya secara seksual atau memang menjadi korban kekerasan seksual, departemen sedang melakukan penyidikan dengan seksama." demikian pernyataan resmi Departemen Sosial Australia Barat.

"Bila memang ada masalah, kasusnya akan dirujuk ke kepolisian Australia Barat untuk penyelidikan lebih lanjut dan rujukan lain sehingga dukungan yang diperlukan bisa diberikan," sambung pernyataan itu.

Statistik dari Departemen Kesehatan menunjukkan, sejak 1980 terdapat 12 remaja putri berusia di bawah 12 tahun yang melahirkan di Australia Barat.

Baca juga: Peningkatan Remaja Melahirkan Mengkhawatirkan

Ini adalah usia paling muda yang tercatat bagi ibu yang melahirkan negara bagian itu.

Di sisi lain, enam remaja berusia 13 tahun melahirkan di negara bagian tersebut dalam tiga tahun terakhir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Internasional
Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Internasional
Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Internasional
Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Internasional
Trump Marah Disebut Beri 'Lampu Hijau' untuk Serangan Turki ke Suriah

Trump Marah Disebut Beri "Lampu Hijau" untuk Serangan Turki ke Suriah

Internasional
Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Internasional
Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Hari Kiamat' Memakai 'Bahasa Khayalan'

Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Hari Kiamat" Memakai "Bahasa Khayalan"

Internasional
AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Kiamat', Pria Austria Ditahan

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Kiamat", Pria Austria Ditahan

Internasional
Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda 'Menanti Kiamat' | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda "Menanti Kiamat" | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

Internasional
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Internasional
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Internasional
Beralasan 'Menanti Kiamat', Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Beralasan "Menanti Kiamat", Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Internasional
Mabuk dan Gigit Polwan, Wanita Asal Selandia Baru Ini Dipenjara di Singapura

Mabuk dan Gigit Polwan, Wanita Asal Selandia Baru Ini Dipenjara di Singapura

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X