Ivanka Trump Masuk Daftar Kandidat Calon Presiden Bank Dunia

Kompas.com - 13/01/2019, 17:18 WIB
Penasihat Presiden AS sekaligus putri Donald Trump, Ivanka Trump, dijadwalkan menghadiri konferensi kewirausahaan sedunia di Hyderabad, India. FREDERIC J,. BROWN / AFPPenasihat Presiden AS sekaligus putri Donald Trump, Ivanka Trump, dijadwalkan menghadiri konferensi kewirausahaan sedunia di Hyderabad, India.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Putri presiden Amerika Serikat, Ivanka Trump disebut-sebut sebagai salah satu kandidat calon pemimpin organisasi internasional, Bank Dunia.

Namanya muncul dalam laporan The Financial Times, yang dirilis pada Jumat (11/1/2019). Bersama Ivanka, juga terdapat nama mantan duta besar AS untuk PBB, Nikki Haley, yang mengundurkan diri pada Desember lalu.

Selain keduanya, masih ada sejumlah kandidat lain yang disebut-sebut berpeluang menggantikan Jim Yong Kim sebagai presiden Bank Dunia yang akan resmi mundur pada 1 Februari mendatang.

Beberapa nama yang diperkirakan akan turut dipertimbangkan sebagai kandidat dari AS yakni Wakil Menteri Keuangan untuk Urusan Internasional David Malpass, serta Kepala Badan Pengembangan Internasional Mark Green.


Baca juga: Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim Mengundurkan Diri

Ivanka, yang juga menjabat sebagai penasihat senior kepresidenan AS, turut berjasa dalam mendorong bantuan pendanaan kewirausahaan perempuan sebesar 1 miliar dollar AS (Rp 14 triliun) pada 2017.

Departemen Keuangan AS tidak memberikan tanggapan atas kabar pencalonan putri Presiden Donald Trump itu. Namun salah seorang juru bicara mengatakan telah menerima "sejumlah besar rekomendasi".

"Kami memulai proses peninjauan internal untuk calon asal AS. Kami berharap dapat bekerja sama dengan para pemimpin organisasi dalam memilih presiden baru," ujar juru bicara tersebut, seperti dilansir AFP, Minggu (13/1/2019).

Di bawah perjanjian yang tidak tertulis, Amerika Serikat, selaku pemegang saham terbesar di Bank Dunia, selalu menjadi pihak yang memilih pemimpin organisasi internasional itu, sejak didirikan pasca-berakhirnya Pedang Dunia II.

Namun hal tersebut tidak lagi sepenuhnya menjadi jaminan bahwa calon yang terpilih sebagai Presiden Bank Dunia bakal berasal dari AS.

Jim Yong Kim menjadi calon Amerika pertama yang menghadapi proses pemilihan presiden Bank Dunia secara terbuka, dengan Dewan Bank Dunia menjamin proses pemilihan berdasarkan prestasi dan transparan, serta tanpa mengesampingkan kandidat non-AS.

Kim mulai menjabat presiden Bank Dunia sejak 1 Juli 2012 dan akan mundur dari jabatannya pada 1 Februari 2019. Dia memutuskan mengakhiri masa jabatannya keduanya tiga tahun lebih cepat, pada Senin (7/1/2019).

Dewan Bank Dunia telah mengumumkan akan mulai menerima nominasi untuk calon pemimpin organisasi yang baru pada awal bulan depan dan bakal memilih pengganti Kim pada pertengahan April.

Baca juga: Bank Dunia: Dampak Ekonomi Brexit Tak Hanya Pukul Inggris dan Uni Eropa

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X