Jelang Pemilihan Raja Malaysia, Negara Bagian Pahang Angkat Sultan Baru

Kompas.com - 13/01/2019, 07:11 WIB
Tengku Abdullah Shah (tengah), putra Sultan Pahang, Sultan Ahmad Shah. AFP PHOTO / HANDOUTTengku Abdullah Shah (tengah), putra Sultan Pahang, Sultan Ahmad Shah.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Pemerintah negara bagian Pahang di Malaysia mengumumkan akan menggelar upacara pengangkatan sultan baru, Sabtu (12/1/2019).

Tengku Abdullah Shah (59), akan diangkat sebagai sultan, penguasa negara bagian Pahang, menggantikan sang ayah, Sultan Ahmad Shah (88), pada Selasa (15/1/2019) mendatang.

Laporan setempat menyebut pengangkatan tersebut dilakukan demi membuka jalan bagi Sultan Pahang untuk dipilih sebagai raja baru Malaysia, menyusul Raja Muhammad V dari Kelantan yang mengundurkan diri.

Pertemuan Dewan Penguasa untuk pemilihan raja baru Malaysia akan dilangsungkan pada 24 Januari mendatang.

Baca juga: Raja Baru Malaysia akan Dipilih pada 24 Januari

Kerajaan Malaysia menganut sistem penunjukan raja yang unik di mana takhta raja Malaysia akan berpindah setiap lima tahun sekali secara bergiliran di antara penguasa sembilan negara bagian.

Malay Mail melaporkan, Sultan Pahang berada pada giliran selanjutnya sebagai pemegang takhta raja setelah Sultan Kelantan yang mengundurkan diri.

Namun Sultan Ahmad Shah, yang pernah menjadi Yang Dipertuan Agong pada 1979 sampai 1984, telah berusia lanjut dan kondisi kesehatannya tidak lagi memungkinkan untuk menjalankan tugas sebagai raja.

Apabila Sultan Pahang tidak berganti, kemungkinan Dewan Penguasa akan menunjuk Sultan Ibrahim Ismail dari Johor, yang ada pada urutan selanjutnya, sebagai raja Malaysia.

"Pahang tengah menghadapi tantang yang tak biasa, karena ayah kami sedang menjalani perawatan medis secara intensif,' kata Tengku Abdul Rahman, adik Tengku Abdullah Shah, dalam konferensi pers, Sabtu (12/1/2019).

"Keluarga kami dengan berat hati harus menerima kenyataan bahwa ayah kami tidak mampu lagi menanggung tanggung jawab sebagai penguasa."

"Karenanya saya dan anggota keluarga kami lainnya mengusulkan agar saudara kami, Bupati Pahang, diangkat sebagai penggantinya dan menjadi Sultan Pahang keenam," lanjutnya, menambahkan bahwa Tengku Abdullah telah setuju menerima tanggung jawab tersebut.

Melansir dari The Straits Times, pengangkatan dan pengambilan sumpah sultan akan dilangsungkan di Istana Sultan Abu Bakar di Pekan, Pahang, pada Selasa (15/1/2019) mendatang.

Sementara, Pertemuan Dewan Penguasa akan menunjuk raja baru Malaysia pada 24 Januari dan pelantikan akan digelar pada 31 Januari.

Baca juga: Para Sultan Malaysia Bersiap Pilih Raja Baru, Siapa Saja Kandidatnya?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Internasional
Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Internasional
Kepalanya Dihantam 'Benda Keras', Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Internasional
Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X