Raja Baru Malaysia akan Dipilih pada 24 Januari

Kompas.com - 07/01/2019, 18:58 WIB
Sultan Muhammad V dari Kelantan. (AFP/Mohd Rasfan) Sultan Muhammad V dari Kelantan. (AFP/Mohd Rasfan)

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Dewan Penguasa Malaysia memutuskan akan kembali bertemu pada 24 Januari mendatang untuk memilih raja dan wakil raja yang baru.

Penentuan tanggal pemilihan tersebut sebagai hasil dari konferensi dewan penguasa Malaysia yang dilangsungkan di Istana Negara, pada Senin (7/1/2019).

Raja dan wakil raja baru yang terpilih dalam pertemuan mendatang selanjutnya akan dilantik pada 31 Januari 2018. Demikian disampaikan Penjaga Segel Penguasa, Syed Danial Syed Ahmad, seperti dilansir Channel News Asia dari Bernama.

Pertemuan Dewan Penguasa Malaysia yang digelar sehari usai pengumuman pengunduran diri raja tersebut dihadiri enam dari sembilan sultan negara bagian, yakni dari Terengganu, Perlis, Negeri Sembilan, Johor, Perak, dan Kedah.

Baca juga: Sultan Muhammad V Turun Takhta sebagai Raja Malaysia

Kabar Raja Muhammad V dari Kelantan yang turun takhta pada Minggu (6/1/2019) mengejutkan masyarakat Malaysia, meski sebelumnya telah beredar isu yang memperkirakan hal tersebut sejak sepekan lalu.

Sultan Muhammad V dari Kelantan diangkat sebagai raja dengan jabatan Yang Dipertuankan Agong Ke-15 pada 13 Desember 2016. Masa jabatannya seharusnya baru berakhir pada 2021.

Namun sultan berusia 49 tahun yang dikabarkan telah menikah dengan mantan Miss Moscow itu secara tiba-tiba mengumumkan pengunduran diri setelah sebelumnya mengambil cuti selama dua bulan.

Ini menjadi kali pertama seorang raja yang berkuasa di Malaysia memutuskan turun takhta sebelum masa jabatannya berakhir.

Sampai Konferensi Para Penguasa memutuskan raja berikutnya, Wakil Yang Dipertuankan Agong Sultan Nazrin akan bertindak sebagai raja sementara.

Seperti diketahui, takhta raja Malaysia akan berpindah tangan setiap lima tahun sekali, biasanya bergiliran di antara penguasa sembilan negara bagian.

Malay Mail melaporkan, Sultan Ahmad Shah dari Pahang, yang pernah menjadi Agong pada 1979-1984, berada pada giliran selanjutnya sebagai pemegang takhta.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X