Biografi Tokoh Dunia: John Edgar Hoover, Direktur Pertama FBI

Kompas.com - 03/01/2019, 13:13 WIB
John Edgar Hoover, pemimpin Biro Investigasi Federal selama 48 tahun sejak 1924 hingga meninggal pada 1972.ENCYCLOPEDIA BRITANNICA / FEDERAL BUREAU OF INVESTIGATION John Edgar Hoover, pemimpin Biro Investigasi Federal selama 48 tahun sejak 1924 hingga meninggal pada 1972.

KOMPAS.com - Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau yang biasa disebut FBI, telah menjadi salah satu badan intelijen paling dikenal di dunia.

Salah satu sosok yang telah berjasa dalam membesarkan nama biro intelijen tersebut adalah John Edgar Hoover.

Hoover ditunjuk menjadi direktur sebagai direktur badan intelijen AS pada 1924, yang saat itu masih bernama Biro Investigasi. Badan tersebut baru ditambahkan kata "federal" pada 1935.

Selama menjabat sebagai direktur, Hoover dinilai telah mampu membawa badan intelijen yang awalnya merupakan organisasi kecil dan belum memiliki cukup kewenangan menjadi biro investigasi yang dapat diandalkan.

Meski setelah kematiannya, muncul kabar kontroversial tentang Hoover yang dianggap telah memanfaatkan kekuasaan sebagai direktur FBI.

Masa Muda dan Awal Karier

John Edgar Hoover lahir di Washington DC pada 1 Januari 1895. Dia adalah putra pasangan Dickerson Naylor Hoover Sr, yang memiliki garis keturunan Inggris dan Jerman, dengan Anna Marie, yang merupakan keturunan Swiss dan Jerman.

Hampir sepanjang hidupnya dihabiskan di Washington DC, AS. Dia bersekolah di Central High School dan sempat mengikuti program pelatihan korps cadangan.

Baca juga: Bos Mafia Boston Dibunuh karena Menjadi Informan FBI

Dia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi dengan belajar hukum di Universitas George Washington dan lulus dengan gelar sarjana hukum pada 1916, serta gelar master setahun berselang.

Hoover sempat bekerja sebagai pesuruh di Perpustakaan Kongres saat masih berusia 18 tahun. Namun kariernya di pemerintahan bermula saat dia diterima bekerja sebagai peninjau berkas untuk Departemen Keadilan pada 1917.

Dua tahun setelahnya, Hoover dipercaya untuk menjadi asisten khusus Jaksa Agung A Mitchell Palmer.

Selama bertugas sebagai asisten khusus jaksa agung, Hoover mulai mengumpulkan informasi tentang orang-orang yang diduga komunis setelah Perang Dunia I.

Semua informasi tersebut dikumpulkannya menggunakan intelijen pemerintah dan militer, penyelidikan polisi, detektif swasta, informan, dan banyak sumber lainya, termasuk yang diragukan legalitasnya.

Baca juga: FBI Selidiki Pengakuan Pria yang Bunuh 90 Orang dalam 35 Tahun

Halaman:


Terkini Lainnya

Kisah Pengembangan dan Kiprah Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Kisah Pengembangan dan Kiprah Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Internasional
Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Internasional
Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Internasional
Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

Internasional
YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Internasional
PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

Internasional
Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Internasional
Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Internasional
Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Internasional
Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Internasional
Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Internasional
Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Internasional
Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Internasional
Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Internasional

Close Ads X