Pesawat Supersonik hingga Kapal Nuklir, Ini 5 Proyek Luar Biasa Uni Soviet

Kompas.com - 28/12/2018, 16:13 WIB
Mriya mengangkut Buran SputnikMriya mengangkut Buran

KOMPAS.com - Perkembangan teknologi memaksa beberapa negara untuk menghadirkan proyek ambisiusnya.

Salah satu negara yang paling terkenal ambisius adalah Rusia yang berkali-kali membuat proyek besar, baik itu baik itu bentuk, ukuran maupun fungsinya yang tak ada yang menandingi.

Ketika masih bernama Uni Soviet, negara ini berlomba-lomba dengan Amerika Serikat untuk misi luar angkasanya (space race).

Ketika Perang Dingin, Uni Soviet juga berlomba dalam pemanfaatan tenaga nuklir dengan AS.

Dilansir dari Russia Today, ada lima warisan proyek ambisius dari Uni Soviet yang tak terlupakan, apa saja ?

1. Tu-144 (pesawat supersonik)

Tupolev Tu-144NASA.gov/public domain Tupolev Tu-144
Salah satu dari pesawat pengakut supersonik selain Concorde adalah Tupolev Tu 144 yang kali pertama terbang pada 31 Desember 1968. Pesawat ini terbang lebih dulu sebagai pesawat supersonik komersial dalam waktu dua bulan lebih cepat dari Concorde yang terkenal.

Memiliki bentuk yang rampung,moncongnya yang runcing berfungsi untuk mempermudah lepas landas dan mendarat. Keduanya menjadi simbol dalam penerbangan akhir abad ke-20.

Pada 26 Desember 1975, Tu-144 mulai beroperasi. Kapal ini mengangkut surat antara Moskwa dan ibukota Kazakhtan, Alma-Ata (sekarang Almaty).

Dua tahun kemudian ia mengangkut penumpang pertamanya di rute yang sama. Penerbangan 3.200 kilometer memakan waktu sekitar dua jam, dua kali lebih cepat dari yang biasa.

Pembuat Tu-144 punya rencana besar untuk dalam pengembangan teknologi supersoniknya. Namun, pesawat ini kalah pamornya ketimbang Concorde.

Baca juga: Selain Concorde, Ini 5 Pesawat Supersonik yang Pernah Dikembangkan

Jalur udara pesawat ini terhubung dari Moskwa ke seluruh dunia termasuk Eropa, Jepang dan Kuba. Dalam perjalanannya, pesawat ini mengeluarkan sonic boom yang dapat memecahkan yang berada di bawah pesawat.

Karena beberapa kali mengalami kecelakaan dan keselamatan tak menguntungkan, Tu-144 mengakhiri karier mengangkut penumpang setelah hanya beberapa tahun dengan 55 penerbangan. Pesawat ini pensiun pada 1990 setelah membawa kargo.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X