Usai Namai Bayinya Adolf, Pasangan Ini Dipenjara karena Gabung Neo-Nazi

Kompas.com - 19/12/2018, 06:33 WIB
Pasangan Adam Thomas (22) dan kekasihnya Claudia Patatas (38) berfoto sambil membawa bendera Nazi dengan putra mereka yang diberi nama Adolf. Keduanya dituduh sebagai anggota kelompok sayap kanan terlarang Aksi Nasional. METRO.co.uk / SWNS.comPasangan Adam Thomas (22) dan kekasihnya Claudia Patatas (38) berfoto sambil membawa bendera Nazi dengan putra mereka yang diberi nama Adolf. Keduanya dituduh sebagai anggota kelompok sayap kanan terlarang Aksi Nasional.

LONDON, KOMPAS.com - Pasangan di Inggris yang menamai bayi mereka "Adolf", seperti nama depan Adolf Hitler.

Keduanya kini harus mendekam di penjara karena menjadi anggota kelompok neo-Nazi.

Diwartakan CNN, Selasa (18/12/2018), Adam Thomas (22) dan Claudia Patatas (38) masing-masing dijatuhi hukuman penjara 6,5 tahun dan lima tahun oleh Pengadilan Birmingham Crown.

Baca juga: Beri Nama Bayi Mereka Adolf, Pasangan Ini Dituduh Anggota Neo-Nazi

Jaksa menilai mereka bersalah karena menjadi anggota National Action yang dilarang di Inggris pada 2016.

Selama persidangan, Thomas dan Patatas mengaku memberi nama tengah anak mereka "Adolf" sebagai penghormatan kepada Hitler.

Foto-foto yang ditemukan di rumah menunjukkan, Thomas berpakaian seperti anggita Ku Klux Klan sedang memeluk bayinya yang baru lahir.

Sebelumnya, Thomas pernah dua kali mendaftar Angkatan Darat Inggris tapi gagal. Dia juga penah bekerja sebagai penjaga keamanan di kantor Amazon.

Dia juga divonis bersalah karena kepemilikan buku pedoman menjadi teroris "The Anarchist's Cookbook", yang berisi instruksi untuk membuat bom.

Sementara Patatas berasal dari Portugal. Dia bekerja sebagai fotografer pernikahan. Dia diketahui kerap mengirimkan pesan bernada dukungan kepada Nazi dan anti-Yahudi.

Dia juga memiliki tato simbol Nazi berupa matahari hitam SS di punggungnya.

Baca juga: Cucu Adolf Hitler Sebut Donald Trump Sebagai Pembohong

"Mereka bukan hanya penggemar fantasi rasis, kita sekarang tahu mereka merupakan organisasi yang berbahaya dan terstruktur," kata kepala Polisi West Midlands, Matt Ward, seperti dikutip dari NBC News.

"Tujuan mereka untuk menyebarkan ideologi neo-Nazi dengan memprovokasi peerang ras di Inggris," imbuhnya.

Empat anggota lain dalam kelompok itu juga dijatuhi hukuman penjara hingga lima tahun atau lebih karena terlibat dalam National Action.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN,NBC News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang Dikabarkan Terjangkit Virus Corona Selepas Berkunjung ke Indonesia

Pria Jepang Dikabarkan Terjangkit Virus Corona Selepas Berkunjung ke Indonesia

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X