Kompas.com - 19/11/2018, 23:17 WIB

KOMPAS.com - Francois Auguste Rene Rodin atau yang lebih dikenal dengan Auguste Rodin, adalah seniman pematung asal Perancis.

Salah satu karyanya yang paling banyak dikenal adalah The Thinker alias Sang Pemikir, atau yang dalam bahasa Perancis, Le Penseur.

Patung perunggu itu menampilkan sosok seorang laki-laki telanjang yang sedang duduk di atas batu dengan dagu bertumpu pada salah satu tangan, menggambarkan orang yang sedang berpikir keras.

Rodin lahir pada 12 November 1840 di Paris, Perancis. Keluarganya termasuk kelas pekerja dan sederhana.

Sang ayah, Jean-Baptiste Rodin adalah seorang pencatat di kantor kepolisian. Sementara ibunya bernama Marie Cheffer.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Martin Luther, Tokoh Reformasi Protestan

Sejak kecil, Rodin sangat menyukai seni dan telah mulai belajar menggambar sejak usia 10 tahun.

Pada usai 13 tahun, dia masuk sekolah menggambar, di mana dia semakin mendalami seni menggambar dan pemodelan.

Saat berusia 17 tahun, Rodin mencoba masuk sebuah sekolah khusus seni Ecole des Beaux-Arts. Namun setelah mencoba sebanyak tiga kali, dia terus gagal dalam ujian masuk yang kompetitif.

Setahun berikutnya, pada 1858, Rodin yang berusia 18 tahun mulai mencari nafkah dengan bakat memahatnya. Dia bekerja membuat hiasan yang terbuat dari batu.

Pada 1862, saudara perempuannya Marie meninggal dan dia tergerak untuk masuk gereja.

Namun dua tahun berselang, dia bertemu dengan seorang penjahit wanita, Rose Beuret, yang kemudian akan menjadi pendamping hidupnya. Meski keduanya tidak menikah hingga 1917, beberapa minggu sebelum kematian Rose.

Bersama dengan Rose, Rodin memiliki seorang anak yang lahir pada 1866 dan mereka beri nama Auguste Eugene Beuret.

Pada 1864, Rodin yang telah tinggal dengan kekasihnya Rose, mulai bekerja di studio seni Albert-Ernest Carrier-Belleuse dan menjadi kepala asisten Carrier-Belleuse hingga 1870.

Pekerjaan mereka banyak di bidang pembuatan dekorasi genting dan atap, tangga, atau pintu.

Saat pecahnya Perang Perancis Prusia, Rodin sempat ditugaskan dalam pasukan nasional Perancis. Namun perannya dalam perang berlangsung singkat. Dia segera dipulangkan karena memiliki gangguan penglihatan jarak dekat.

Selama peperangan, bisnis di bidang seni dekorasi mengalami kelesuan. Hal tersebut membawa Rodin pada kesulitan memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya. Hingga akhirnya Carrier-Belleuse mengajaknya ke Belgia.

Dia tinggal di Belgia selama beberapa bulan dan menghabiskan waktu enam tahun di luar Perancis.

Karier sebagai Pematung

Selama bertahun-tahun, kemampuan dan pengalamannya sebagai pengrajin dan pematung semakin terasah. Namun belum ada yang melihat karyanya yang masih banyak tersimpan di bengkel kerjanya karena dia tidak mampu membeli alat untuk pengecoran.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Pablo Picasso, Pelukis Revolusioner

Selain itu, hubungannya dengan Carrier-Belleuse turut memburuk. Keduanya pun berpisah. Namun Rodin segera dapat menemukan pekerjaan lain di Brussels.

Pada tahun 1875, saat berusia 35 tahun, Rodin melakukan perjalanan ke Italia, yang memberinya rangsangan terhadap karya-karyanya yang lebih ekspresif.

Dari Italia, Rodin mengunjungi sejumlah tempat seperti Genoa, Florence, Roma, Napoli, dan Venesia, sebelum kemudian kembali ke Brussels.

Selama melakukan perjalanan, terutama di Italia, Rodin mendapat inspirasi dari karya-karya seni Michelangelo dan Donatello, membuatnya terlepas dari seni akademis.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.