Kompas.com - 19/11/2018, 06:04 WIB
Ilustrasi LGBT. ThinkstockIlustrasi LGBT.

CANBERRA, KOMPAS.com - Sebuah majalah pernikahan di Australia ditutup setelah menolak untuk menampilkan pasangan sesama jenis kelamin.

Luke dan Carla Burrell, pendiri Majalah White, menjelaskan mereka terpaksa tutup dikarenakan para pengiklan tak tertarik memasarkan produk di majalah mereka.

Baca juga: Polisi Bongkar Kasus Prostitusi Online Sesama Jenis di Tanjung Priok

Dilaporkan BBC Minggu (18/11/2018), dalam pengumuman resmi di situs resmi, Burrell berkata mereka menjadi target dari perundungan secara daring.

Meski White merupakan majalah sekuler, pasangan itu menegaskan bahwa mereka teguh menganut agama mereka. Adapun pasangan yang ditolak dilaporkan melontarkan kecaman secara daring.

"Sama seperti orang lain, kami harus memegang teguh apa yang menjadi keyakinan kami yang telah dipupuk sejak lama," demikian penjelasan Burrell.

Pengumuman tersebut menuai reaksi beragam. Sebagian mendukung dengan mengatakan bahwa mereka berhasil mempertahankan prinsip mereka.

Salah satunya netizen bernama Cynthia McKenzie yang menuliskan bahwa kebebasan berekspresi majalah itu telah terbelenggu.

"Saat ini, sayangnya, jika ada orang yang tidak mendukung pernikahan sesama jenis, maka mereka tak bisa menjalankan bisnis sesuai yang mereka inginkan," katanya.

Sementara sebagian lagi menuliskan kekecewaan dan menuduh pasangan Burrell sebagai homofobia yang tidak pantas mengelola usaha.

"Sangat jelas agenda kalian hanyalah mencintai orang-orang lurus," tutur warganet bernama Ruth Parker. Kekecewaan juga disampaikan fotografer Lara Hotz.

Fotografer yang tiga karyanya menjadi sampul White mengaku sangat terluka dengan keputusan Burrell yang menutup majalah itu.

Hotz berujar, White menerima uang dari komunitas LGBT. Namun dia memberikan kecaman karena majalah tersebut tak menyuarakan dukungan.

"Saya tak memaksa mereka untuk mendukung pernikahan sejenis. Namun setidaknya mereka transparan dengan pendirian mereka," tutur Hotz.

Australia mengesahkan pernikahan sesama jenis pada Desember 2017 setelah 79,5 persen, atau 12,7 juta warga memberikan dukungan.

Baca juga: Mahathir: Hak LGBT Tak Cocok untuk Malaysia



Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X