Penumpang Maskapai Air France Butuh 3 Pesawat dan 3 Hari untuk Pulang

Kompas.com - 14/11/2018, 18:41 WIB
Air France Air France Air France

BEIJING, KOMPAS.com - Saat para penumpang naik pesawat maskapai Air France dari Paris Sabtu (10/11/2018), mereka dijadwalkan bakal sampai di Shanghai Minggu (11/11/2018).

Namun, alih-alih sampai di tujuan, para penumpang penerbangan AF116 itu malah terdampar di kota terpencil Siberia dengan suhu minus 20 derajat Celcius.

Baca juga: Karyawan Air France Mogok, 30 Persen Penerbangan Dibatalkan

CNN memberitakan Rabu (14/11/2018), pesawat Boeing 777-300ER yang membawa 280 penumpang itu harus mendarat di Irkutsk karena masalah teknis.

Media lokal Sputnik memberitakan, pesawat harus mendarat darurat setelah asap dilaporkan terdeteksi di kabin. Adapun semua penumpangnya tak mengalami luka.

Setelah menyadari perbaikan tak bisa dilaksanakan tepat waktu, Air France memutuskan mengerahkan pesawat lain untuk menjemput penumpang di Irkutsk.

Namun, pesawat Boeing 777 kedua itu ternyata juga mengalami kerusakan sesampainya di Irkutsk yang membuat Air France menerbangkan pesawat ketiga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Total, para penumpang Air France itu mendekam di Irkutsk selama tiga hari, dan dibutuhkan tiga pesawat sebelum mereka pulang ke Shanghai.

Salah seorang penumpang menumpahkan kekesalannya di Weibo dengan mengatakan mereka harus berdiam di hotel tanpa bisa memperoleh barang bawaan mereka maupun paspor.

"Saya ingin bertanya. Apakah Air France tak pernah melakukan perawatan rutin? Mengapa terjadi masalah teknis begitu banyak?" keluh penumpang tersebut.

Dilaporkan dari tiga pesawat yang diterbangkan, dua di antaranya sudah bertugas selama 14 tahun. Sementara satu unit lain bergabung satu dekade silam.

Dalam keterangan resminya, maskapai yang bermarkas di Bandara Charles de Gaulle itu menyampaikan permintaan maaf kepada penumpang.

Mereka menyatakan keselamatan menjadi prioritas utama, dan berujar bakal menghubungi para penumpang itu untuk memberi kompensasi yang sesuai.

Baca juga: Rudal Korea Utara Hanya 100 Km dari Pesawat Air France

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.