Minta Mahar Berlebihan, Pria Ini Digunduli Keluarga Calon Istrinya

Kompas.com - 22/10/2018, 20:36 WIB
Pria ini digunduli keluarga calon istrinya karena berlebihan meminta maskawin. NDTV/ANIPria ini digunduli keluarga calon istrinya karena berlebihan meminta maskawin.
|

LUCKNOW, KOMPAS.com - Urusan maskawin memang kerap menjadi masalah dalam sebuah pernikahan, apalagi di beberapa negara yang menganggap maskawin adalah hal yang penting.

Di India, maskawin merupakan syarat utama dalam sebuah pernikahan dan tak jarang urusan mahar ini berujung sengketa.

Salah satunya terjadi di kota Lucknow, negara bagian Uttar Pradesh, India pada Minggu (21/10/2018).

Baca juga: Akibat Mahar Dianggap Kurang, Perempuan Ini Diperkosa Ayah Mertuanya


Kerabat seorang gadis yang merasa dipermalukan keluarga mempelai pria untuk urusan mahar membalas dengan cara yang ekstrem.

Merekam menggunduli kepala calon mempelai pria, ayah, dan saudara laki-lakinya.

Semua keributan ini diawali permintaan mahar keluarga laki-laki yang selalu meningkat selama sepekan menjelang pernikahan.

"Mereka meminta mahar lima hari sebelum pernikahan. Dia menolak menikah setelah kami mengatakan tak mampu memenuhi keinginannya," kata nenek pengantin perempuan kepada kantor berita ANI.


Pengantin pria meminta sepeda motor sebagai mahar. Setelah keluarga perempuan memenuhi permintaan itu, dia masih menolak.

Dia beralasan, sepeda motor yang dijadikan mahar bukan merek yang diinginkannya dan dia juga meminta mahar lainnya.

Awalnya, ayah calon istri pria itu sepakat membelikan sepeda motor baru. Namun, setelah calon menantunya itu meminta kalung emas, pria itu naik pitam.

Ayah mempelai perempuan dan keluarganya mengeroyok calon menantu, ayah, dan saudara laki-lakinya.

Mereka kemudian dibawa ke taman terdekat dan menggunduli mereka. Tak hanya itu, sang calon menantu yang serakah itu juga diserahkan ke polisi.

Baca juga: Kakek 70 Tahun Lamar Gadis 30 Tahun dengan Mahar Rp 1 Miliar

Keluarga pengantin perempuan mengatakan, sang mempelai pria dan keluarganya saat itu sedang mabuk sehingga berperilaku amat buruk.

Sesuai dengan adat India, dalam sebuah pernikahan pihak keluarga perempuanlah yang memberikan maskawin kepada pihak pria.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber NDTV
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X