Iran Klaim Rudal Balistiknya Kini Mampu Capai Jarak 700 Kilometer

Kompas.com - 17/10/2018, 15:09 WIB
Rudal balistik jarak jauh Qadr saat peluncuran di kawasan Pegunungan bagian utara Iran, 9 Maret 2016. AFP / TASNIM NEWS / MAHMOOD HOSSEINIRudal balistik jarak jauh Qadr saat peluncuran di kawasan Pegunungan bagian utara Iran, 9 Maret 2016.

TEHERAN, KOMPAS.com - Militer Iran mengklaim telah berhasil meningkatkan jarak jangkauan rudal balistiknya hingga mampu mencapai 700 kilometer dari darat-ke-laut.

Pernyataan tersebut disampaikan salah seorang pejabat senior militer Teheran, di tengah ketegangan yang terus meningkat dengan AS.

"Kami telah berhasil membuat misil balistik dari darat-ke-laut yang mampu menjangkau kapal apa pun dalam jarak 700 kilometer," kata Amirali Hajjizadeh, kepala divisi udara Pasukan Pengawal Revolusi Iran, seperti dikutip kantor berita Fars, Selasa (16/10/2018).

Pihaknya tidak mengungkapkan detail mengenai misil tersebut maupun jarak jangkauan sebelumnya.


Namun pada 2008, Iran sempat memamerkan misil darat-ke-laut milik mereka yang kala itu disebut mampu menjangkau jarak sekitar 290 kilometer.

Baca juga: Iran Telah Melancarkan 700 Serangan Drone ke Pasukan ISIS di Suriah

Sebelumnya disampaikan utusan khusus AS untuk Iran, Brian Hook, dalam telekonferensi, pada Senin (15/10/2018), bahwa program rudal balistik Teheran telah memperburuk situasi ketegangan di Yaman, Irak dan Suriah.

"Kita sedang menumpuk risiko konflik regional jika kita tidak berbuat lebih banyak untuk mencegah pertumbuhan pesat rudal Iran di Timur Tengah," kata Hook dilansir dari Arab News.

Program rudal Iran turut menjadi salah satu alasan Presiden AS Donald Trump menarik diri dari Kesepakatan Nuklir Iran 2015 pada Mei lalu.

Menurut Trump, perjanjian multinasional itu memiliki kecacatan karena tidak mencakup pembatasan program rudal balistik Iran maupun dukungannya terhadap proksi di Suriah, Yaman, Lebanon dan Irak.

Namun Iran membela diri dengan mengatakan bahwa program rudal yang dikembangnya adalah murni defensif, sebagai bentuk pertahanan diri.

Iran pun mengancam bakal menganggu pengiriman minyak melalui Selat Hormuz di Teluk apabila Washington berupaya menekan ekspor minyak Teheran.

Baca juga: Presiden Iran Sebut Pemerintahan Trump Paling Pendendam ke Negaranya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Arab News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X