Pelaku Teror 9/11 Dikelilingi "Sniper" Saat Hendak Dideportasi

Kompas.com - 16/10/2018, 16:11 WIB
Mounir el-Motasadeq (tengah) ditutup matanya dan tangannya diborgol serta dikawal dua polisi ketika hendak dibawa ke helikopter dalam persiapan mendeportasinya ke Maroko. Mottasadeq divonis bersalah atas peristiwa serangan 11 September 2001 atau 9/11. JENS SCHLUETER/EPA-EFE/REX/ShutterstockMounir el-Motasadeq (tengah) ditutup matanya dan tangannya diborgol serta dikawal dua polisi ketika hendak dibawa ke helikopter dalam persiapan mendeportasinya ke Maroko. Mottasadeq divonis bersalah atas peristiwa serangan 11 September 2001 atau 9/11.

BERLIN, KOMPAS.com - Seorang pelaku aksi teror 11 September 2001 di Amerika Serikat (AS) mendapat pengawalan ketat saat bersiap dideportasi ke Maroko.

Daily Mirror memberitakan Senin (15/10/2018), Mounir el-Motassadeq dijemput dari selnya di Hamburg, Jerman, oleh dua polisi khusus berpakaian lengkap.

Dalam keadaan mata tertutup dan tangan terborgol, Motassadeq dibawa menuju helikopter di mana para penembak runduk ( sniper) mengelilingi dia.

Baca juga: Tragedi 9/11 AS, Empat Pesawat Dibajak dan Satu Sasaran Meleset...


Pria 44 tahun itu bakal dibebaskan setelah 15 tahun menghuni sel penjara Hamburg atas tuduhan keterlibatannya dalam peristiwa yang dikenal sebagai 9/11 itu.

Der Spiegel via BBC melaporkan, Maroko bersikukuh Motassadeq bakal naik penerbangan komersial dengan ditemani sejumlah polisi.

Motassadeq ditangkap dua bulan setelah serangan yang menargetkan Menara World Trade Center (WTC) dan Pentagon itu menewaskan 2.995 orang.

Saat itu, dia dijerat dengan tuduhan menangani transfer bank untuk kegiatan sel teroris dan membantu penyamaran para pelaku.

Motassadeq bersikukuh perbuatannya untuk membantu teman. Dia mengaku tidak tahu tentang rencana penyerangan 9/11 tersebut.

Namun, dia menyatakan kenal dengan Mohamed Atta yang mendirikan kelompok radikal di Jerman dan berhubungan dengan organisasi Al Qaeda.

Jaksa penuntut Jerman meyakini Motassadeq bertemu Atta di Universitas Hamburg pada 1993. Saat itu, Motassadeq adalah mahasiswa jurusan teknik listrik.

2003, dia terbukti bersalah atas 3.066 tuduhan persekongkolan pembunuhan dan keterlibatan dalam organisasi Al Qaeda dalam serangan 9/11.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X