Pejabat Imigrasi Singapura Dituduh Terima Suap Seks dari Pemohon Visa

Kompas.com - 27/09/2018, 23:15 WIB
Ilustrasi pekerja seks  Lebanonews.netIlustrasi pekerja seks

SINGAPURA, KOMPAS.com — Seorang pejabat imigrasi Singapura dituduh telah menerima layanan seks sebagai suap dari dua wanita China sebagai imbalan karena telah membantu mereka mengurus perpanjangan visa.

Kasus ini telah mencoreng citra Pemerintah Singapura yang dikenal bersih dari praktik korupsi.

Selain dituduh mendapat layanan seks, Chin Peng Sum (51), juga dituduh memberi bocoran tentang rencana penggerebekan yang akan dilakukan, serta dianggap telah menghalangi pengadilan dengan menghapus pesan teks dengan para perempuan tersebut.

Chin Peng Sum merupakan staf polisi pengadilan di Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan. Dia diduga menerima seks sebagai suap untuk imbalan memastikan visa pengunjung mereka diperpanjang.

Baca juga: Singapura Denda Uber dan Grab Rp 141 Miliar

"Dia juga dituduh melanggar Undang-Undang Rahasia Pemerintah dengan mengatakan kepada para perempuan itu tentang rencana penggerebekan yang akan dilakukan sehingga mereka dapat menghindari penangkapan," kata Biro Investigasi Praktik Korupsi.

"Ini merupakan pelanggaran serius bagi pejabat publik untuk bertindak demi kepentingan mereka sendiri dan menggunakan posisi mereka untuk mencari keuntungan pribadi," tambahnya.

Singapura dikenal sebagai pusat bisnis yang berkembang, memiliki hukum yang keras terhadap praktik korupsi, dan secara konsisten menduduki peringkat atas dalam survei negara dengan tingkat korupsi paling rendah.

Gaji pegawai negeri di Singapura termasuk yang tertinggi di dunia, sebagai upaya mencegah tindak korupsi.

Meski demikian, korupsi masih kadang terjadi, salah satunya pada 2013, dengan Peter Lim, mantan kepala pasukan pertahanan sipil, dinyatakan bersalah melakukan korupsi kasus kontrak seks dan dipenjara selama enam bulan.

Baca juga: Hanya Kerja 10,4 Hari, Warga Singapura Bisa Beli iPhone Terbaru

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X