Biografi Tokoh Dunia: Agatha Christie, Penulis Novel Detektif Terlaris

Kompas.com - 17/09/2018, 15:21 WIB
Agatha Christie pada tahun 1946. ENCYCLOPEDIA BRITANNICA / UPI / BETTMANN ARCHIVEAgatha Christie pada tahun 1946.

KOMPAS.com - Bagi para penggemar novel detektif, tentu sudah tak asing dengan penulis asal Inggris bernama Agatha Christie.

Selama karirnya, Agatha Christie telah menghasilkan hingga 66 judul novel detektif dan 14 judul lainnya.

Dia tercatat sebagai salah satu penulis novel paling laris sepanjang masa dengan penjualan hingga dua miliar kopi di seluruh dunia.

Novel karyanya bahkan telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 100 bahasa.

Pemilik nama asli Agatha Mary Clarissa Miller ini lahir pada 15 September 1890 di Torquay, Devon, Inggris.

Agatha berasal dari keluarga kalangan menengah ke atas dan cukup terpandang. Dia memiliki seorang kakak perempuan dan seorang kakak laki-laki.

Baca juga: Bekas Rumah Agatha Christie Jadi Tempat "Shooting"

Namun berbeda dengan kedua kakaknya yang mendapat pendidikan di bangku sekolah, ibu Agatha, Clara, bersikeras agar putri bungsunya cukup belajar di rumah.

Dari ibunya, Agatha belajar bagaimana membaca, berhitung, bahkan memainkan alat musik piano dan mandolin.

Sejak kecil, Agatha sangat gemar membaca dan hobinya itu membuatnya ingin menjadi seorang penulis.

Saat usianya 10 tahun, sang ayah, Frederick Miller meninggal. Setelahnya, Agatha tinggal bersama ibunya di rumah mereka di Torquay.

Sementara kakak perempuannya, Margaret tinggal dengan suaminya di Cheshire, sedangkan kakak laki-lakinya Louis "Monty" bergabung dengan tentara dan ditugaskan ke Afrika Selatan.

Pada 1902, Agatha sempat mendapat pendidikan formal di sebuah sekolah, namun tidak bertahan lama karena tidak mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

Akhirnya pada 1905, dia dikirim ke Paris untuk belajar dari tiga wanita pensiunan dan menyelesaikan pendidikannya.

Agatha kembali ke Inggris pada 1910 untuk menemani ibunya yang mulai berumur. Keduanya sempat pindah ke Kairo, Mesir yang lebih hangat dibandingkan Inggris.

Selama di Mesir, Agatha tetap melakukan hobinya menulis. Karya tulisan pertamanya yang berjudul The House of Beauty ditulisnya saat dia dalam masa penyembuhan karena sakit.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Bunda Teresa, Abdikan Diri Bantu Kaum Miskin

Dia juga merampungkan novel pertamanya, Snow Upon the Desert, di Kairo. Namun pada masa-masa awal tidak ada penerbit yang mau merilis tulisannya.

Agatha belum menerbitkan satu pun judul novel hingga dia bertemu dengan Archibald Christie, seorang perwira angkatan udara kerajaan Inggris yang kemudian menjadi suaminya pada 1914.

Dari pernikahan tersebut lahir seorang anak perempuan yang kemudian diberi nama Rosalind Margaret Hicks, pada Agustus 1919.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X