Biografi Tokoh Dunia: Bunda Teresa, Abdikan Diri Bantu Kaum Miskin

Kompas.com - 06/09/2018, 22:00 WIB
Bunda Teresa dan Paus Yohanes Paulus II melambaikan tangan kepada umat di Nirmal Hriday Home di Kolkata, 3 Februari 1986. AFP PHOTO / JEAN-CLAUDE DELMASBunda Teresa dan Paus Yohanes Paulus II melambaikan tangan kepada umat di Nirmal Hriday Home di Kolkata, 3 Februari 1986.

KOMPAS.com - Bunda Teresa, dikenal juga sebagai Santa Teresa dari Kolkata, merupakan seorang biarawati Katolik Roma yang mengabdikan diri di India.

Dia mendirikan kongregasi Missionaries of Charity, dan mengabdikan dirinya untuk membantu kaum miskin dan orang yang sakit HIV/AIDS maupun TBC.

Selain dipuja, Teresa juga menerima kritik karena menolak aborsi, dan dikritik karena kondisi rumahnya yang tak layak untuk merawat orang sakit.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut merupakan biografi dari biarawati yang dikanonisasi menjadi orang suci pada 2016 tersebut.

Baca juga: Baju Sari Putih Bergaris Biru Khas Bunda Teresa Dapat Merek Dagang

1. Masa Kecil

Teresa lahir pada 26 Agustus 1910 di Skopje (sekarang ibu kota Makedonia) dengan nama Anjeze Gonxhe Bojaxhiu.

Dia berasal dari keluarga Albania-Kosovo. Sang ayah, Nikola Bojaxhiu, dikenal sebagai pengusaha maupun politisi pendukung kemerdekaan Albania.

Menurut biografi Joan Graff Ciucas, sewaktu kecil dia mendapat kisah soal misionaris dan misi pengabdian di Bengal.

Kisah demi kisah yang diceritakan membuat Anjeze, pada usia 12 tahun, mulai memikirkan untuk berkomitmen pada kehidupan religius.

Keinginannya makin kuat setelah berdoa di 15 Agustus 1928 di Biara Black Madonna of Vitina-Letnice, yang sering dikunjungi saat berziarah.

Di umur 18 tahun, dia meninggalkan rumah dan bergabung bersama Persaudaraan Loreto di Rathfarnham, Irlandia, untuk belajar Inggris demi menjadi misionaris.

Di 1929, dia sampai di India, dan memulai novisiat (pendidikan) di Darjeeling, di mana dia belajar Bengali dan dididik di Sekolah St Teresa.

Anjeze mengucapkan kaul religius pada 24 Mei 1931, dan memilih nama Santa Therese de Lisieux, pelindung bagi para misionaris.

14 Mei 1937, dia mengucapkan kaul keikhlasan sembari dia menjadi guru di sekolah biara Loreto di Entally, Kolkata timur.

Teresa mengabdi di sana hampir 20 tahun, dan dilantik sebagai kepala sekolah pada 1944. Meski menikmati pekerjaannya, dia cukup terganggu dengan kemiskinan di Kolkata.

Baca juga: Soal Pizza Hut hingga Bunda Teresa, Berikut 5 Berita Kemarin yang Perlu Anda Tahu

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X