Kompas.com - 29/08/2018, 16:44 WIB
Dalam foto ini terlihat atlet panahan Korea Selatan Lee Woo-seok yang merah medali perak dan atlet Indonesia Ega Agata Salsabilla mengapit sang juara Kim Woo-jin dalam penyerahan medali nomor recurve individual putra di Asian Games Jakarta 2018. AFP/CHAIDEER MAHYUDDINDalam foto ini terlihat atlet panahan Korea Selatan Lee Woo-seok yang merah medali perak dan atlet Indonesia Ega Agata Salsabilla mengapit sang juara Kim Woo-jin dalam penyerahan medali nomor recurve individual putra di Asian Games Jakarta 2018.
|

SEOUL, KOMPAS.com - Seorang atlet panahan Korea Selatan tidak mau merayakan kesuksesannya meraih emas dalam Asian Games 2018 setelah mengalahkan rekan senegaranya.

Kim Woo-jin (26) berhasil mengatasi perlawanan sengit rekan senegaranya Lee Woo-seok (21)  dalam nomor individual recurve putra yang digelar pada Selasa (28/8/2018).

Keduanya bukan hanya mengejar medali emas saja, tetapi ada "hadiah" lain yang menanti sang juara yaitu dibebaskan dari wajib militer dua tahun.

Baca juga: Hindari Wajib Militer, Son Butuh Medali Emas Asian Games

Alhasil, Lee Woo-seok yang gagal menjadi juara dipastikan harus menjalani wajib militer dua tahun saat pulang ke negaranya.

Namun, Kim yang juga peraih medali emas Olimpiade itu menegaskan, nasib Lee yang harus menjalani wajib militer bukan alasan dirinya tidak merayakan kemenangan.

"Apakah itu wajib militer atau hal lain tidak terkait dengan kompetisi, saya tidak memikirkan hal tersebut," kata Kim seperti dikabarkan kantor berita Yonhap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selalu amat berat bagi saya mengalahkan seseorang yang saya kenal amat baik setelah berbulan-bulan berlatih bersama," tambah Kim.

Situasi yang dihadapi Lee serupa dengan yang dialami bintang klub Tottenham Hotspur Son Heung-min yang harus mendapatkan emas Asian Games jika ingin bebas dari wajib militer.

Lee sebenarnya sudah menjalani wajib militer dan dijadwalkan mengakhiri kewajibannya itu tahun depan.

Dia mengaku amat kecewa karena gagal meraih emas tetapi menurutnya kehidupan di militer tidaklah seburuk yang diduga banyak orang.

"Saya akan kembali dan melayani negara sebaik yang saya bisa," ujar Lee.

Baca juga: Seusai Wajib Militer, Pebulu Tangkis Korea Selatan Siap Tampil di Liga

Menurut undang-undang Korea Selatan semua pria bertubuh sehat dan maksimal berusia 28 tahun harus menjalani wajib militer.

Pengecualian diberikan kepada para atlet yang mampu memberikan prestasi maksimal di Olimpiade atau Asian Games.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.