Menteri di Selandia Baru Bersepeda ke Rumah Sakit untuk Melahirkan - Kompas.com

Menteri di Selandia Baru Bersepeda ke Rumah Sakit untuk Melahirkan

Kompas.com - 19/08/2018, 20:05 WIB
Menteri Perempuan dan Menteri Asosiasi Transportasi Selandia Baru Julie Anne Genter bersepeda menuju rumah sakit untuk melahirkan pada Minggu (19/8/2018). (Instagram/Julie Anner Genter) Menteri Perempuan dan Menteri Asosiasi Transportasi Selandia Baru Julie Anne Genter bersepeda menuju rumah sakit untuk melahirkan pada Minggu (19/8/2018). (Instagram/Julie Anner Genter)

WELLINGTON, KOMPAS.com - Menteri Perempuan Selandia Baru dari Partai Hijau, Julie Anne Genter, bersepeda ke rumah sakit untuk melahirkan anak pertamanya.

Diwartakan BBC, Minggu (19/8/2018), perempuan berusia 38 tahun itu mengunggah foto-foto di akun media sosialnya.

Foto tersebut memperlihatkan dia dan pasangannya, Peter Nunns, menikmati perjalanan bersepeda pada Minggu pagi yang cerah.

"Minggu pagi yang indah untuk bersepeda ke rumah sakit, untuk induksi dan akhirnya memiliki bayi ini," tulisnya di Instagram.

Baca juga: Usai Cuti Melahirkan, PM Selandia Baru Kembali Bertugas

"Pasangan saya dan saya bersepeda karena tidak ada ruang cukup di mobil bagi kru pendukung, tapi itu justru membuat saya berada dalam suasana hati terbaik," imbuhnya.

Dalam tanda pagar di unggahan fotonya menunjukkan bahwa masa kehamilannya sudah memasuki usia 42 pekan.

Genter yang juga menteri asosiasi transportasi Selandia Baru merupakan seorang advokat terkenal menyuarakan kegiatan bersepeda.

Menteri kelahiran Amerika Serikat itu sebelumnya juga mengumumkan kehamilannya di Instagram.

"Kami harus memasang kursi tambahan di sepeda," tulisnya.

Dia akan mengambil cuti selama tiga bulan ke depan. Sebelumnya Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Arden juga baru saja melahirkan putri pertamanya, Neve, pada Juni lalu.

Saat cuti, posisi Genter akan diganti pemimpin Partai Hijau, James Shaw, sebagai menteri asosiasi transportasi. Sementara, Eugine Sage akan bertindak sebagai menteri perempuan.

"Kami sangat senang ada bayi kedua dalam perjalanan pemerintahan. Sangat bangga menjadi bagian dari partai yang mendukung," ucap Shaw, seperti dikutip dari The Sydney Morning Herald.

Baca juga: Korban KDRT di Selandia Baru Berhak Dapat Cuti 10 Hari

Sebagai informasi, anggota parlemen Selandia Baru yang pertama melahirkan terjadi pada 1970. Politisi lain juga terlihat menyusui di tempat kerja pada 1983.

Negara lain seperti Australia telah mengubah aturan pada 2016 untuk memungkinkan parlemen dapat menyusui dan memberi susu botol saat berada di ruang Dewan Perwakilan Rakyat.

Dalam beberapa tahun terakhir, fenomena anggota parlemen Swedia dan Italia yang membawa bayi selama bekerja juga menarik perhatian dunia.


Komentar
Close Ads X