Kompas.com - 22/02/2020, 10:51 WIB

SYDNEY, KOMPAS.com - Sebuah teori konspirasi jahat mengungkapkan adanya kecurangan yang dilakukan oleh Quaden Bayles

Bocah usia 9 tahun itu dianggap telah memalsukan jati dirinya. Dalam unggahan yang beredar, dia disebut sebenarnya berusia 18 tahun dan membuat video tentang keinginan bunuh diri agar mendapat banyak donasi.

Baca juga: Quaden Bayles, Anak Korban Perundungan di Australia Terima Donasi Rp 2,6 Miliar

"Apakah kalian dengar kabar tentang bocah 9 tahun di-bully dan mendapat donasi 200 ribu dollar AS dari berbagai selebritas? Namanya Quaden Bayles, dia berusia 18 tahun dan sebenarnya dia orang kaya dan seleb instagram. Kalian semua telah tertipu!"

Demikian unggahan yang muncul dari sebuah akun di Twitter, yang kini dilaporkan sudah dihapus.

Pernyataan serupa juga dilayangkan oleh pengguna akun twitter @shanohni yang mengatakan, "Apa-apaan ini? Dia berusia 18 tahun dan seorang aktor?" 

Namun ternyata, berita tersebut adalah hoaks. Quaden Bayles adalah anak kecil berusia sembian tahun.

Pada 2015, Studio 10 Australian Network pernah mewawancarai Quaden Bayles dan ibunya, Yarraka Bayles. 

Saat itu dikatakan kalau usia Quaden 4 tahun. Pembawa acaranya saat itu mengatakan, "Quaden Bayles berusia 4 tahun, berasal dari Brisbane dan merupakan sosok inspiratif. Kampanyenya ingin meningkatkan kesadaran orang-orang tentang dwarfisme."

Baca juga: Bullying (Perundungan): Penyebab, Jenis, Dampak

Quaden Bayles juga membuat sebuah profil di StarNow. Sebuah situs yang memberikan peluang bagi siapa saja untuk mendapatkan peran dalam akting dan modeling.

Di biodatanya, Quaden menulis, "Halo Namaku Quaden. Aku berusia 8 tahun dan aku salah satu dari hanya beberapa anak laki-laki Aborigin yang lahir dengan achondroplasia dwarfisme." Tulisnya meski tidak jelas kapan biodata itu dipublikasikan.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.