Kompas.com - 14/08/2018, 23:55 WIB
Ilustrasi Helikopter Mi-8. Utair Airline via Russian TodayIlustrasi Helikopter Mi-8.

HILSA, KOMPAS.com — Turis asal India tewas setelah terkena baling-baling pada bagian ekor helikopter. Insiden itu terjadi di Hilsa, daerah terpencil dekat perbatasan China dengan Nepal.

Melansir dari NDTV, korban diidentifikasi bernama Nagendra Kumar Kartik Mehta, berusia 42 tahun dan tinggal di Mumbai. Korban diketahui merupakan peziarah dan sedang dalam perjalanan ke Kailash Mansarovar.

"Korban tewas setelah turun dari helikopter dan kepalanya terkena baling-baling pada ekor helikopter yang ditumpanginya dan tewas di tempat," kata kepala kepolisian distrik, Gahendra Bahadur Bogati.

Industri helikopter swasta mengalami perkembangan yang pesat di Nepal yang banyak digunakan untuk menerbangkan turis dan barang-barang ke daerah terpencil di pelosok Himalaya, di mana akses jalan darat sangat terbatas, bahkan tidak mungkin dilalui.

Baca juga: Helikopter Jatuh di Rusia, 18 Orang Tewas

Namun, perkembangan tersebut tidak diikuti dengan peningkatan standar keamanan yang memadai, bahkan termasuk buruk.

Negara miskin itu memiliki catatan keselamatan udara yang buruk dengan staf yang kurang terlatih dan perawatan yang minim.

Bahkan, seorang pilot helikopter mendeskripsikan standar keamanan helipad di Hilsa, tempat terjadinya insiden kali ini, nyaris tidak ada sama sekali.

"Terdapat barang-barang di helipad yang praktis membuatnya tidak aman untuk pendaratan helikopter," kata pilot helikopter yang tidak ingin diungkap namanya.

Setiap tahun, ribuan peziarah yang kebanyakan berasal dari India, kerap melakukan perjalanan melintasi Nepal menuju ke Gunung Kailash di Tibet, sebuah situs yang dianggap suci oleh ajaran Hindu dan Buddha.

Namun, dengan rute yang sulit bahkan tidak mungkin jika dilalui melalui jalur darat, banyak yang kemudian memilih menggunakan helikopter untuk mencapainya.

Baca juga: Liputan di Pangkalan Militer, Reporter Perempuan Ini Nyaris Tertabrak Helikopter

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP,NDTV
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.