Kompas.com - 14/08/2018, 09:11 WIB

RAMALLAH, KOMPAS.com - Tingkat penggangguran sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara. Sementara, konflik menjadi salah satu penyebab perekonomian melemah.

Dirundung oleh konflik dengan Israel, lalu berapa jumlah tingkat penggangguran kaum muda di Palestina?

Sebagai informasi, kaum muda di Palestina mencapai hampir sepertiga dari keseluruhan penduduk yang berjumlah 4,8 juta.

Baca juga: Pemerintah Baru Kolombia Bakal Tinjau Pengakuan terhadap Palestina

Dalam kurun waktu 10 tahun, presentase pengangguran usia 15-29 tahun di Palestina meningkat menjadi 41 persen pada tahun lalu.

Sementara, pada 2007, jumlah pengangguran pada usia tersebut sebesar 30,7 persen.

Demikian laporan dari Biro Pusat Statistik Palestina seperti dilansir Middle East Monitor, Senin (13/8/2018).

"Jumlah pengangguran muda di Tepi Barat meningkat 15,6 persen pada 2007 hingga 27,2 persen pada 2017," tulis BPS Palestina.

Wilayah Jalur Gaza menjadi area dengan peningkatan pengangguran paling pesat, dengan 61,2 persen pada 2017 dibandingkan 39,8 persen pada 2007.

Pengangguran di Gaza telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir sebagai akibat dari pendudukan Israel terhadap daerah kantong dan penutupan jalur darat serta pelabuhan lautnya.

Asosiasi Pengusaha Palestina mengumumkan pada pekan lalu bahwa lebih dari 95 persen pabrik di Gaza telah ditutup.

"Sekitar 75.000 orang kehilangan pekerjaan karena penutupan perbatasan Karm Abu Salem," kata ketua asosiasi, Ali al-Hayek.

Baca juga: Otoritas Israel Larang Warga Gaza Kunjungi Tahanan Palestina

Dia memperingatkan ekonomi Gaza sedang mengalami fase bahaya sebagai akibat dari blokade Israel.

Bank Dunia dalam economic outlook yang dirilis pada April lalu memprediksi produk domestik bruto Palestina akan menurun 0,2 persen menjadi 2,5 persen pada 2018.

Partisipasi kerja di Palestina masih didominasi oleh pria dengan 71 persen pada 2017, sementara perempuan hanya 19 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.