Kompas.com - 09/08/2018, 12:47 WIB

GAZA CITY, KOMPAS.com - Militer Israel dilaporkan menggelar serangan udara skala besar di sejumlah tempat di Jalur Gaza.

Dilansir Russian Today Kamis (9/8/2018), jet tempur Israel menggempur 140 tempat sebagai balasan setelah kelompok Hamas menembakkan 150 roket.

Dalam pernyataan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Hamas memulai konfrontasi dengan menembakkan 150 roket ke wilayah selatan.

Baca juga: Satu Tentaranya Tewas, Pasukan Israel Gempur Lokasi Hamas di Gaza

Mantan juru bicara IDF Peter Lerner menulis di Twitter, sistem pertahanan Iron Dome berhasil mencegat 25 di antaranya.

Kebanyakan roket itu jatuh di tempat terbuka. Namun, dua dilaporkan menghantam kota Sderot yang dekat dengan Gaza.

Akibatnya, empat orang dilaporkan terluka dan dilarikan ke rumah sakit. Termasuk seorang perempuan 30 tahun asal Thailand yang terluka di dada.

IDF menjelaskan, awalnya mereka hanya melaksanakan 12 serangan udara. Namun, operasi militer makin ditingkatkan karena Hamas dirasa tidak menyudahi ancaman mereka.

Mereka menargetkan antara lain 20 fasilitas militer, kamp pelatihan, fasilitas manufaktur, eksperimen, serta penyimpanan roket.

"Termasuk juga bangunan utama yang diyakini jadi tempat berkumpul petinggi Brigade Khan Younes. Total ada 140 target yang kami hancurkan," ulas IDF.

Kantor berita AFP mewartakan, akibat serangan udara tersebut, tiga orang warga di Gaza dilaporkan tewas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.