Satu Tentaranya Tewas, Pasukan Israel Gempur Lokasi Hamas di Gaza

Kompas.com - 21/07/2018, 16:52 WIB
Foto yang diambil pada Sabtu (14/7/2018), menunjukkan asap yang membumbung tinggi menyusul serangan udara yang dilakukan Israel di selatan Jalur Gaza di kota Rafah, dekat perbatasan Mesir. AFP / SAID KHATIBFoto yang diambil pada Sabtu (14/7/2018), menunjukkan asap yang membumbung tinggi menyusul serangan udara yang dilakukan Israel di selatan Jalur Gaza di kota Rafah, dekat perbatasan Mesir.

GAZA CITY, KOMPAS.com - Pasukan Israel meluncurkan serangan mematikan di Jalur Gaza pada Jumat (20/7/2018), setelah seorang tentaranya ditembak mati di sepanjang perbatasan.

Mereka menggempur 60 situs milik Hamas termasuk pabrik senjata, gudang pesawat tanpa awak, dan ruang operasi militer.

Serangan tersebut terjadi sepekan setelah baku tembak antara Israel dan pasukan Hamas di Gaza.

AFP mewartakan, tiga gerilyawan Hamas juga tewas akibat serangan udara yang mengirim bola api meledak ke langit di atas Gaza. Sementara, Israel menyatakan wilayahnya diserang roket.

Baca juga: Israel Gunakan Demonstrasi Gaza untuk Uji Coba Senjata Baru

Prajurit itu merupakan warga Israel pertama yang tewas sejak gejolak demonstrasi dan bentrokan di perbatasan pada Maret lalu, yang menewaskan 149 warga Palestina.

Dia juga prajurit Israel pertama yang tewas di sekitar Gaza selama perang berlangsung sejak 2014.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Usai gelombang serangan udara mematikan pada Jumat, Hamas mengumumkan gencatan senjata pada Sabtu (21/7/2018).

Gencatan senjata mulai berlaku sekitar tengah malam pada Jumat (20/7/2018) untuk mengurangi kekhawatiran terhadap konflik yang lebih meluas.

Di sisi lain, militer Israel menyatakan sebuah tank menembaki titik pengawasan milik Hamas di timur Gaza City pada Sabtu pagi waktu setempat.

Serangan tersebut merupakan aksi pembalasan atas upaya penyusupan perbatasan di Gaza utara. Namun, tidak ada laporan mengenai korban cedera dalam serangan itu.

"Dengan upaya Mesir dan PBB, kami mencapai kesepakatan untuk kembali ke keadaan tenang antara pendudukan Israel dan faksi Palestina," kata juru bicara Hamas Fawzi Barhoum.

Baca juga: Perketat Blokade, Israel Cegah Pengiriman Bahan Bakar ke Gaza

Kendati demikian, Israel tidak mengonfirmasi kesepakatan gencatan senjata yang diklaim oleh Hamas.

"Yang bisa kami katakan adalah tidak ada insiden atau serangan Israel di Jalur Gaza sejak gelombang udara terakhir pada Jumat malam," kata juru bicara militer Israel.

Israel telah memperketat blokade terhadap Gaza untuk menekan Hamas agar menghentikan serangan layang-layang dan balon pembakar.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.