Angkatan Laut Inggris Utus Kapal Perang untuk Awasi Dua Armada Rusia

Kompas.com - 08/08/2018, 22:50 WIB
Armada Angkatan Laut Kerajaan Inggris, HMS Diamond saat mengawal dua kapal perang Rusia yang melintasi perairan dekat dengan Selat Inggris. METRO.co.uk / PAArmada Angkatan Laut Kerajaan Inggris, HMS Diamond saat mengawal dua kapal perang Rusia yang melintasi perairan dekat dengan Selat Inggris.

LONDON, KOMPAS.com - Angkatan Laut Kerajaan Inggris telah mengirim satu kapal perangnya untuk membayangi dua kapal perang Rusia yang terlihat mendekati Selat Inggris.

Melansir dari Metro.co.uk, Angkatan Laut Inggris memberangkatkan kapal penghancur tipe 45 HMS Diamond dari Dover, Kent untuk mengawasi kapal penghancur Severomorsk dan kapal penjelajah Marshal Ustinov milik Rusia pada Selasa (7/8/2018).

Kedua kapal milik Rusia tersebut terpantau berlayar melewati kawasan kepentingan Inggris, yang dapat berarti wilayah perairan negara tersebut maupun yang berdekatan dengannya.

"HMS Diamond dengan bangga telah sekali lagi memainkan peranannya dalam melindungi kedaulatan Inggris dengan memantau kapal-kapal asing dalam perjalanan mereka."

Baca juga: Perancis dan Inggris Bakal Kerahkan Kapal Perang ke Laut China Selatan

"Ini adalah tugas rutin untuk Angkatan Laut Kerajaan dan sepanjang musim panas telah dua kali kapal kami melakukan tugas pengawalan seperti ini," kata Komandan Kapal HMS Diamond, Komandan Ben Keith.

Seorang juru bicara Angkatan Laut Kerajaan Inggris mengatakan, dua kapal perang milik Rusia tersebut dalam perjalanan kembali usai menghadiri perayaan Hari Angkatan Laut Rusia di pelabuhan Baltik St Petersburg.

"Sepanjang malam HMS Diamond telah mengawasi perairan Inggris, memantau kapal perang Rusia saat mereka mendekati pantai Inggris."

"Saat kapal memasuki jalur pengiriman yang sibuk antara Norfolk dan Benua Eropa, HMS Diamond melakukan manuver di samping mereka untuk menunjukkan kehadirannya," kata juru bicara tersebut.

"Kapal-kapal itu kemudian dikawal menuju Selat Dover, sementara HMS Diamond terus memantau kapal-kapal tersebut dan tetap bersama mereka saat transit melewati Dover dan sepanjang pantai selatan Inggris."

"Setelah itu kapal-kapal Rusia itu diharapkan untuk melanjutkan perjalanan ke selatan, keluar dari wilayah Inggris," tambahnya.

Sebelumnya pada Juni lalu, HMS Diamond dan sebuah helikopter Wildcat dari skuadron Angkatan Laut 815 di RNAS Yeovilton dikirim untuk membuntuti kapal pengintai bawah laut Yantar setelah terpantau mendekati garis pantai Inggris.

Baca juga: AL Inggris Uji Coba Kapal Induk Baru Berharga Rp 102 Triliun



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X