Tim Penyidik Belum Temukan Penyebab Raibnya Malaysia Airlines MH370

Kompas.com - 30/07/2018, 17:39 WIB
Dua warga melintas di depan mural hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 di sebuah gang di Shah Alam, Malaysia, 8 Maret 2016. AFP PHOTO / MANAN VATSYAYANADua warga melintas di depan mural hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 di sebuah gang di Shah Alam, Malaysia, 8 Maret 2016.
|

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Setelah lama ditunggu laporan resmi insiden Malaysia Airlines MH370 tetap tidak memberikan kejelasan penyebab hilangnya pesawat itu empat tahun lalu.

Para penyidik menegaskan, mereka tidak bisa memberikan kepastian apakah hilangnya pesawat merupakan tanggung jawab pilot, meski tidak menutup kemungkinan itu.

Menurut laporan yang dirilis pada Senin (30/7/2018), para penyidik menegaskan, tidak ada bukti pesawat itu diterbangkan orang lain selain pilot Malaysia Airlines (MAS).

Baca juga: Upaya Pencarian MH370 Belum Sepenuhnya Berakhir

"Meski demikian, tim tidak mengesampingkan adanya kemungkinan intervensi pihak ketiga," demikian isi laporan tersebut.

Selain itu, tim penyelidik juga tak menemukan bukti untuk mendukung dugaan kendali MH370 telah diambil alih kendali jarak jauh.

Ketua tim investigasi Kok Soo Chon mengatakan, dia memutuskan tim tidak dapat memastikan penyebab salah satu misteri terbesar dunia penerbangan itu.

"Jawabannya baru bisa diketahui jika puing-puing pesawat ditemukan," ujar mantan direktur jenderal Departemen penerbangan Sipil Malaysia itu.

Malaysia Airlines MH370 menghilang dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 Maret 2014 bersama dengan 239 orang penumpang dan awak.

Pesawat itu menghilang tak lama setelah serah terima rutin dari pengawas lalu lintas udara Malaysia ke Vietnam.

Saat itu, kalimat terakhir yang diterima menara pengawas adalah: "Selamat malam Malaysian tiga-tujuh-nol."

Tak lama setelah kalimat tersebut, menara pengawas Malaysia kehilangan kontak dengan pesawat tersebut di satu tempat di atas Malaysia dan Vietnam.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X