Upaya Pencarian MH370 Belum Sepenuhnya Berakhir

Kompas.com - 31/05/2018, 16:08 WIB
Sebuah mural untuk mengenang tragedi hilangnya Malaysia Airlines MH370 di pinggiran kota Kuala Lumpur, Malaysia. Joshua Paul/APSebuah mural untuk mengenang tragedi hilangnya Malaysia Airlines MH370 di pinggiran kota Kuala Lumpur, Malaysia.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Upaya pencarian untuk pesawat milik maskapai Malaysia Airlines, MH370, belum sepenuhnya dihentikan.

Kendati Pemerintah Malaysia telah mengumumkan penghentian proses pencarian, perusahaan yang menjalankan misi pencarian menyatakan sebaliknya.

Ocean Infinity, perusahaan eksplorasi bawah laut yang kembali menjalankan misi pencarian setelah sempat dihentikan pada Januari tahun lalu, mengatakan masih akan mendatangi satu lokasi terakhir sebelum benar-benar menghentikan misi.

Laporan The Guardian yang dilansir SCMP mengungkapkan, kapal pencarian telah berlayar menuju satu titik di Samudera Hindia Selatan.

Baca juga: Mahathir: Pencarian MH370 Akan Berlanjut jika Bukti Baru Ditemukan

Di lokasi tersebut, kapal patroli China melaporkan sempat mendeteksi sebuah gelombang ultrasonik yang mungkin sama dengan yang dipancarkan kotak hitam pada 2014.

Analisis pergerakan kapal pencarian menujukkan masih dilakukannya pantauan dan penarikan kembali kapal selam pendeteksi pada Kamis (31/5/2018) pagi waktu setempat.

Juru bicara Ocean Infinity mengonfirmasi bahwa perusahaan mendapat laporan terkait sinyal yang diduga kotak hitam dari empat tahun lalu.

"Kami akan menuju ke lokasi tersebut dan memeriksanya sendiri sebelum kembali ke pelabuhan dan mengakhiri misi pencarian," ujar juru bicara.

Pemerintah Malaysia pada awal pekan kemarin telah mengumumkan bahwa perjanjian pencarian MH370 dengan Ocean Infinity telah berakhir dan tidak akan diperpanjang.

Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke mengatakan, perusahaan yang bermarkas di AS itu sempat meminta perpanjangan untuk membuat kesimpulan pencarian.

Kesepakatan antara Pemerintah Malaysia dengan Ocean Infinity dibuat dengan dasar "no find, no fee", di mana mereka baru akan menerima pembayaran jika mampu menemukan lokasi jatuhnya pesawat, sebaliknya tidak menerima pembayaran sepeser pun jika tidak menemukannya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X