Kompas.com - 17/07/2018, 23:45 WIB

TAOYUAN, KOMPAS.com - Militer Taiwan telah menyiagakan dua skuadron helikopter serang Apache AH-64E buatan AS, menyusul ketegangan yang terus meningkat dengan China.

Sebanyak 15 unit helikopter yang dijuluki "Penghancur Tank" tersebut mulai ditugaskan pada Selasa (17/7/2018) dan akan bergabung dengan kelompok pertama, berisi 14 unit AH-64E, yang ditempatkan di Pangkalan Udara Longtan di Taoyuan, Taiwan utara.

"Pengerahan helikopter Apache ini menjadi tonggak penting dalam memenuhi strategi pencegahan berlapis pulau untuk menghadapi invasi," kata Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, dilansir SCMP.

Hubungan lintas selat antara Taiwan dengan China memburuk sejak Tsai menempati jabatan presiden pada 2016.

Baca juga: Beijing Kecam Presiden Taiwan yang Serukan Pembatasan Terhadap China

Beijing menganggap Taiwan sebagai bagian dari mereka meski memiliki pemerintahan yang berdiri sendiri. Namun Presiden Tsai menegaskan penolakan atas prinsip Satu China yang diserukan Beijing.

Pemerintahan Taiwan yang semakin terdesak dengan sejumlah negara yang memutuskan hubungan diplomatiknya. Namun Washington memberikan dukungannya kepada Taipei dan prihatin dengan ekspansi militer Beijing di Laut China Selatan.

Taiwan membeli 30 unit helikopter serbu Apache dari AS senilai 60 miliar dolar Taiwan (sekitar Rp 28,2 triliun) pada 2008, saat pemerintahan presiden Ma Ying-jeou.

Pengiriman helikopter selesai pada Oktober 2014, namun satu unit jatuh saat latihan penerbangan yang digelar militer Taiwan pada April 2014.

Sebanyak 29 unit helikopter Apache yang tersisa menjadi Bigade 601.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan, skuadron pertama yang terdiri dari 14 helikopter mulai ditugaskan pada Juni tahun lalu.

Halaman:
Sumber SCMP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.