Produser Film AS Berencana Angkat Kisah Penyelamatan Tim Bola di Goa - Kompas.com

Produser Film AS Berencana Angkat Kisah Penyelamatan Tim Bola di Goa

Kompas.com - 11/07/2018, 13:22 WIB
Foto yang dirilis Angkatan Laut Kerajaan Thailand memperlihatkan para penyelam AL tengah bersiap untuk melaksanakan operasi penyelamatan tim sepak bola remaja Wild Boar yang terjebak di Goa Tham Luang sejak 23 Juni lalu.AFP/ROYAL THAI NAVY/Handout Foto yang dirilis Angkatan Laut Kerajaan Thailand memperlihatkan para penyelam AL tengah bersiap untuk melaksanakan operasi penyelamatan tim sepak bola remaja Wild Boar yang terjebak di Goa Tham Luang sejak 23 Juni lalu.

MAE SAI, KOMPAS.com — Dua produser film Amerika Serikat ( AS) berencana mengangkat kisah penyelamatan anggota tim sepak bola yang terjebak di goa menjadi film.

Dilansir Asia One pada Rabu (11/7/2018), dua produser Michael Scott dan Adam Smith dari Pure Flix berada di Goa Tham Luang selama beberapa hari terakhir.

Scott dikenal sebagai produser yang menelurkan film God's Not Dead. Dia menikah dengan perempuan Thailand, dan setiap tiga bulan selalu tinggal di sana.

Baca juga: Kisah Penyelamatan Klub Bola dari Gua di Thailand yang Mendunia

"Saya melihat film ini bakal menjadi film Hollywood utama dengan para pemeran merupakan bintang kelas A," kata Scott.

"Keberanian dan kepahlawanan yang saya saksikan sangat menginspirasi. Jadi ya, ini adalah film untuk kami," tambahnya dikutip dari Hollywood Reporter.

Scott dan Smith telah mempunyai berencana untuk membawa penulis naskah dan melakukan wawancara dengan sejumlah pihak kunci dalam operasi itu.

Scott mengaku sudah berbicara dengan beberapa dari 90 penyelam lokal dan asing, dan keluarga dari 12 remaja anggota tim bola Mu Pa (Wild Boar).

Dia menjelaskan, biaya untuk pembuatan film itu bakal mencapai 60 juta dollar AS atau sekitar Rp 863,3 miliar, dan merupakan nominal terbesar yang pernah disiapkan.

Dia sangat paham jika tindakannya saat ini bakal dipandang tidak sensitif karena dilakukan dalam waktu yang tidak tepat.

"Saya mendengar ada rumah produksi lain yang bakal datang ke sini. Jadi, kami harus bertindak cepat agar tidak keduluan," tutur Scott.

Dia menuturkan tidak akan memaksa tim penyelamat, relawan, maupun keluarga tim Mu Pa itu untuk membeberkan cerita mereka.

"Saya sudah berkata kepada mereka. Jika keadaan ini telah reda, mari duduk bersama dan biarkan saya mendengar seluruh kisah Anda," ungkapnya.

Scott menegaskan, film ini bukan tentang dirinya berusaha mengail di air keruh. Dia menyebut film ini didedikasikan untuk semua yang terlibat.

Baca juga: Dunia Rayakan Keberhasilan Misi Penyelamatan Remaja dari Goa Thailand

" Film ini adalah tentang memberikan penghormatan kepada semua relawan. Termasuk seorang penyelam yang tewas karena menolong mereka," tegasnya.

Sebelumnya, tim sepak bola Mu Pa dilaporkan hilang sejak 23 Juni, dan ditemukan dua orang penyelam Inggris pada pekan lalu (2/7/2018).

Kisah ke-12 remaja dan seorang pelatih yang terperangkap menjadi perhatian dunia, dan mengundang para relawan dari seluruh dunia untuk membantu.

Operasi untuk menyelamatkan 13 anggota Mu Pa itu pertama dilaksanakan pada Minggu (8/7/2018), dan sukses mengeluarkan empat remaja.

Kemudian dalam penyelamatan Senin (9/7/2018), mereka berhasil mengeluarkan empat lagi dengan puncaknya Rabu (10/7/2018), lima orang tersisa berhasil dikeluarkan.

Sayangnya, dalam operasi internasional itu, seorang relawan penyelam, Saman Kunan, tewas pada Jumat pekan lalu (6/7/2018).

Kunan yang merupakan eks anggota Angkatan Laut Thailand tewas karena diduga kekurangan oksigen ketika membantu tim sepak bola itu.

Baca juga: Wajah Penyelam Pahlawan yang Selamatkan Tim Sepak Bola Remaja dari Goa


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X