Kompas.com - 10/06/2018, 15:33 WIB
|

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Minggu (10/6/2018), tiba di bandar udara internsional Changi, Singapura untuk menghadiri pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump.

Ternyata, Kim menggunakan Boeing 747 milik maskapai penerbangan Air China dan bukan pesawat kepresidenan Ilyushin 62M yang pernah dia gunakan berkunjung ke China bulan lalu.

Kim tiba di Singapura pada pukul 14.35 waktu setempat. Dengan dikawal setidaknya 30 kendaraan polisi, Kim Jong Un meninggalkan bandara Changi.

Iring-iringan Kim Jong Un melintasi Airport Boulevard menuju ke Pan-Island Expressway yang ditutup untuk lalu lintas umum demi kelancaran perjalanan pemimpin Korea Utara itu.

Baca juga: Tiba di Bandara Changi, Kim Jong Un Disambut Menlu Singapura

Konvoi itu kemudian mengarah ke Hotel St Regis di kawasan Orchard tempat Kim Jong Un dan delegasinya menginap selama berada di Singapura.

Pesawat Air China yang digunakan Kim adalah satu dari tiga pesawat yang digunakan sang pemimpin. Dua lainnya membawa anggota delegasi dan berbagai barang kebutuhan Kim Jong Un.

Satu pesawat lainnya adalah pesawat kargo Ilyushin 76 buatan Uni Soviet yang diyakini membawa makanan, mobil, senjata, dan benda-benda lainnya.

Di dalam pesawat kargo itu diduga kuat terdapat beberapa mobil mewah antara lain Mercedes Benz yang akan digunakan Kim Jong Un selama di Singapura.

Sebelumnya, Boeing 747 Air China itu meninggalkan Pyongyang pada pukul 08.30 waktu setempat.

Setelah Boeing 747 itu berangkat, sekitar pukul 10.00, pesawat Ilyushin 62M dan tiba di Singapura pada pukul 15.40 waktu setempat.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.