Pria Sri Lanka Pengancam Malaysia Airlines Dihukum 12 Tahun Penjara

Kompas.com - 07/06/2018, 16:10 WIB
Manodh Marks, pria asal Sri Lanka yang mengancam bakal meledakkan pesawat Malaysia Airlines di 2017 ketika menjalani persidangan. AAP via ABC NewsManodh Marks, pria asal Sri Lanka yang mengancam bakal meledakkan pesawat Malaysia Airlines di 2017 ketika menjalani persidangan.

MELBOURNE, KOMPAS.com - Seorang pria yang mengancam bakal meledakkan pesawat Malaysia Airlines pada 2017 mendapat hukuman 12 tahun penjara di pengadilan Australia.

Hakim Pengadilan Victoria, Michael McInerney, berujar setelah menjalani hukuman 12 tahun penjara, pria bernama Manodh Marks itu bakal dideportasi.

"Penumpang dan awak kabin meyakini bahwa Anda membawa bom, dan berniat meledakkan pesawat," ujar McInerney dilansir BBC Kamis (7/6/2018).

Baca juga: Penumpang Ancam Ledakkan Pesawat, Malaysia Airlines Kembali ke Bandara

Aksi Marks terjadi pada 31 Mei 2017. Saat itu, pesawat Malaysia Airlines MH128 hendak berangkat dari Melbourne menuju Kuala Lumpur.

Namun, sesaat setelah lepas landas, pria asal Sri Lanka itu berusaha memasuki kokpit untuk berbicara dengan pilot sambil membawa dua benda berwarna hitam.

"Saya membawa bom. Saya ingin berbicara dengan pilotnya," kata Marks saat itu seperti diwartakan kantor berita Fairfax.

"Saya ingin berbicara dengan kapten, tolong jangan mendekat. Saya berniat untuk meledakkan pesawat ini," lanjut Marks dikutip ABC News.

Kru kabin dan penumpang Malaysia Airlines MH128 jurusan Melbourne-Kuala Lumpur bersama-sama mengamankan seorang pria yang mencoba masuk ke kokpit dan mengancam akan meledakkan pesawat itu. Akibat insiden itu, MH128 terpaksa kembali ke bandara Melburne tak lama setelah lepas landas.Twitter/Australia Plus Kru kabin dan penumpang Malaysia Airlines MH128 jurusan Melbourne-Kuala Lumpur bersama-sama mengamankan seorang pria yang mencoba masuk ke kokpit dan mengancam akan meledakkan pesawat itu. Akibat insiden itu, MH128 terpaksa kembali ke bandara Melburne tak lama setelah lepas landas.

Ancaman Marks berakhir lima menit kemudian setelah seorang penumpang dengan berani berhasil mengikatnya menggunakan kabel.

Karena aksinya, pesawat Airbus A330 itu memilih balik arah ke Bandara Tullamarine 15 menit setelah lepas landas.

Polisi berkata, dalam dua benda Marks tidak ditemukan peledak. Melainkan pengeras suara portabel dan baterai dengan senter.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui Marks baru saja keluar dari fasilitas perawatan penyakit kejiwaan saat 31 Mei itu.

Pakar kejiwaan yang memeriksa Marks kemudian bersaksi bahwa mantan mahasiswa itu mendengar teriakan di dalam kepalanya.

"Dia mengira pesawat tersebut bakal mengalami tabrakan. Karena itu, dia harus melakukan sesuatu," kata pakar itu di persidangan.

Baca juga: Rudal yang Hantam Malaysia Airlines MH17 Milik Militer Rusia



Sumber BBC,ABCNews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X