Bahas KTT AS-Korut, Pompeo Makan Malam Steik dengan Pejabat Pyongyang

Kompas.com - 31/05/2018, 12:55 WIB
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo (kanan) menjabat tangan utusan Korea Utara, Kim Yong Chol, saat pertemuan di New York, Rabu (30/5/2018). TWITTER / @SecPompeoMenteri Luar Negeri AS Mike Pompeo (kanan) menjabat tangan utusan Korea Utara, Kim Yong Chol, saat pertemuan di New York, Rabu (30/5/2018).

NEW YORK, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo bertemu dengan pejabat tinggi Pyongyang, sekaligus orang kepercayaan Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Yong Chol.

Pertemuan tersebut digelar dalam format makan malam yang dilangsungkan di kediaman salah seorang diplomat AS di Manhattan, Rabu (30/5/2018) malam.

Pertemuan tersebut untuk mematangkan rencana konferensi tingkat tinggi (KTT) bersejarah antara Presiden AS Donald Trump dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Usai pertemuan makan malam yang berlangsung selama satu setengah jam itu, Pompeo keluar menemui awak media dan menyebut semuanya berjalan dengan lancar.

"Semuanya berjalan baik," kata Pompeo.

Baca juga: Pejabat Tinggi Korea Utara Bertemu Menlu AS di New York

"Baru saja menggelar pertemuan makan malam yang baik dengan Kim Yong Chol di New York malam ini. Steik, jagung dan keju pada menu," lanjut Pompeo dalam akun Twitter-nya.

Dirilis Departemen Luar Negeri AS, makam malam antara Pompeo dengan Kim Yong Chol menyajikan menu di antaranya burrata salad, filet mignon dengan pure jagung, seledri blanche, bayam tumis dan es krim vanila sebagai pencuci mulut.

Pertemuan tersebut menjadi yang ketiga kalinya antara kedua pihak dalam mematangkan rencana pertemuan puncak pada 12 Juni yang dirancang untuk mengakhiri kebuntuan nuklir yang sempat mengancam membawa kembali Korea ke dalam peperangan.

"Mereka bertemu untuk melihat kembali apa saja yang harus dikerjakan dalam waktu dua minggu yang tersisa," kata salah seorang pejabat senior AS, menjelaskan pertemuan Pompeo dengan Kim Yong Chol.

Selama ini AS selalu menekankan harapan kepada Korea Utara untuk dapat melakukan denuklirisasi secara lengkap, dapat diverifikasi dan tak dapat dikembalikan.

Utusan AS dan Korea Utara juga telah bertemu di Panmunjom, perbatasan dua Korea, serta tim dari Amerika telah berada di Singapura untuk memeriksa kesiapan logistik pertemuan.

Rencana KTT AS dengan Korea Utara masih dalam ketidakpastian meski Presiden Donald Trump telah mengumumkan tanggal dan tempat pertemuan yang rencananya digelar di Singapura.

Baca juga: Pompeo: Denuklirisasi, Korut Bakal Dapat Bantuan Ekonomi dari AS

Pekan lalu, Trump sempat mengumumkan pembatalan pertemuan setelah sebelumnya Pyongyang yang menyerukan ancaman membatalkan KTT.

"Antara saat ini dengan apakah pertemuan akan digelar, kedua pihak harus menjelaskan apa yang ingin mereka lakukan. Dan keputusan untuk menggelar KTT sepenuhnya berada di tangan presiden," kata pejabat senior AS.



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X