Kompas.com - 31/05/2018, 08:04 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Pejabat tinggi Korea Utara yang juga merupakan tangan kanan Kim Jong Un telah tiba di New York, Amerika Serikat, untuk membicarakan pertemuan bersejarah antara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump.

Dilansir dari BBC, Kim Yong Chol terbang dari ibu kota China, Beijing, dengan menggunakan maskapai Air China.

Dia merupakan pejabat paling senior Korea Utara yang pernah bertandang ke AS dalam hampir 20 tahun terakhir.

Baca juga: Jelang Pertemuan Trump-Kim Jong Un, Delegasi AS Bertemu Pejabat Korea Utara

Di New York, Kim Yong Chol dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam jamuan makan malam di sebuah bangunan apartemen, dekat markas besar PBB, pada Kamis (31/5/2018), pukul 19.00 waktu setempat.

AFP melaporkan, kunjungan Kim Yong Chol akan mematangkan pertemuan Kim Jon Un dan Trump yang digelar pada 12 Juni 2018 di Singapura.

"Menantikan pertemuan dengan Kim Yong Chol di New York untuk mendiskusikan konferensi tingkat tinggi antara Presiden Trump dengan Ketua Kim," tulis Pompeo di Twitter.

"Kami berkomitmen terhadap denuklirisasi Semenanjung Korea yang menyeluruh, dapat diverifikasi, dan tidak dapat diubah," imbuhnya.

Sebelumnya, delegasi AS juga telah bertemu dengan pejabat Korea Utara di desa Panmunjom, sementara banyak diplomat AS yang sudah berada di Singapura untuk mempersiapkan KTT.

Juru Bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengonfirmasi, kedua pemimpin tersebut masih berencana untuk bertemu pada bulan depan.

"Seperti yang presiden bilang, jika itu terjadi, kami pasti akan siap," ucapnya.

Baca juga: Denuklirisasi Korea Utara Bakal Memakan Waktu 10 Tahun

Jelang KTT antara AS dan Korea Utara, Rusia mengumumkan bahwa Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov akan mengunjungi Korea Utara pada Kamis (31/5/2018).

Lavrov dan Pompeo telah berbicara pada Rabu (30/5/2018) untuk pertama kalinya melalui sambungan telepon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.