Kompas.com - 29/05/2018, 07:57 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan bertemu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, sebelum berjumpa dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang direncanakan pada 12 Juni 2018 di Singapura.

Trump dan Abe pada Senin (28/5/2018) sepakat untuk meminta Korea Utara secara sepenuhnya membongkar senjara nuklir dan menyudahi program rudal balistiknya.

Abe dan Trump telah berbicara melalui sambungan telepon, sehari setelah para delegasi AS dan Korea Utara bertemu di zona demiliterisasi Korea, di desa Panmunjom, untuk mempersiapkan pertemuan puncak Trump dan Kim Jong Un.

Baca juga: Jelang Pertemuan AS-Korea Utara, Kenapa Jepang Justru Khawatir?

"Keduanya membahas perkembangan terakhir di Korea Utara dan menegaskan mereka akan bertemu lagi untuk melanjutkan koordinasi, sebelum pertemuan yang diharapkan antara AS dan Korea Utara," kata pernyataan Gedung Putih.

"Presiden dan perdana menteri menegaskan keinginan bersama untuk mencapai pembongkaran lengkap dan permanen terhadap senjata nuklir, kimia dan biologi Korea Utara serta program rudal balistik," imbuhnya.

Sebelumnya, pemerintah Jepang khawatir apabila ancaman keamanan dari Korea Utara terhadap Jepang, termasuk peluncuran rudal jarak pendek dan menengah, tidak akan dibicarakan dalam pertemuan AS-Korea Utara.

Abe cemas jika Presiden AS Donald Trump akan fokus pada permasalahan rudal balistik antarbenua (ICBM) dan mengabaikan misil jarak dekat yang mengancam Jepang.

"Saya khawatir kalau rudal jarak menengah dan pendek, yang merupakan jenis rudal yang mengancam Jepang, mungkin tidak dibicarakan dalam pertemuan itu, di mana fokusnya mungkin terbatas pada ICBM," ucapnya.

Baca juga: Presiden Korsel Kemungkinan Ikut dalam Pertemuan Trump-Kim Jong Un

Sebelumnya, rudal jarak menengah Hwasong-12, juga ditembakkan oleh Korea Utara melewati Jepang.

Rudal terbang melintasi wilayah udara Jepang dan jatuh di Samudera Pasifik hingga memicu kepanikan warga di Jepang utara, pada 3 September 2017.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.