Presiden Korsel Kemungkinan Ikut dalam Pertemuan Trump-Kim Jong Un

Kompas.com - 28/05/2018, 11:09 WIB
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kiri) bersama Presiden AS Donald Trump (kanan) saat keduanya bertemu di Washington DC, pada 30 Juni 2017. AFP/ JIM WATSONPresiden Korea Selatan Moon Jae-in (kiri) bersama Presiden AS Donald Trump (kanan) saat keduanya bertemu di Washington DC, pada 30 Juni 2017.

SEOUL, KOMPAS.com - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in kemungkinan dapat bergabung dalam pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Selatan di Singapura pada bulan depan.

Yonhap News pada Senin (28/5/2018) mewartakan, pejabat pemerintah kantor kepresidenan Korsel menyatakan, Moon akan berada di Singapura pada 12 Juni 2018.

"Diskusi (pertemuan) sedang dimulai, jadi kami masih menanti bagaimana itu terjadi, tapi tergantung pada hasilnya, presiden bisa bergabung dengan Presiden Trump dan pemimpin Kim di Singapura," tulis kantor kepresidenan Korsel.

Baca juga: Jelang Pertemuan Trump-Kim Jong Un, Delegasi AS Bertemu Pejabat Korea Utara

Pertemuan tiga negara tersebut pernah diusulkan oleh Moon dan Kim ketika keduanya berjumpa untuk pertama kalinya di desa perbatasan Panmunjom, pada 27 April lalu.

Moon kembali mengangkat kembali usulan tersebut pada Minggu (27/5/2018), sehari setelah dia bertemu dengan Kim Jong Un untuk kedua kalinya.

"Jika KTT Korea Utara-AS berhasil, saya ingin melihat upaya secara formal mengakhiri perang (Korea) melalui pertemuan tiga arah antara Selatan, Utara dan Amerika Serikat," kata Moon.

Pertemuan tiga negara di Singapura tersebut bergantung dari hasil pembicaraan awal antara delegasi Amerika Serikat dengan pejabat Korea Utara di Zona Demiliterisasi Korea pada Minggu (27/5/2018).

Lawatan delegasi AS tersebut dimaksudkan untuk kembali mempersiapkan perjumpaan antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong Un, yang sebelumnya sempat dibatalkan.

"Saya sangat yakin Korea Utara memiliki potensi yang cemerlang dan akan menjadi negara dengan perekonomian dan keuangan yang hebat suatu hari nanti," kicau Trump di Twitter.

"Kim Jong Un sepakat dengan saya dalam hal ini. Itu akan terjadi," imbuhnya.

Apabila terlaksana, pertemuan tiga negara akan memberikan jaminan keamanan bagi Korea Utara dalam melakukan denuklirisasi.

Sebelumnya, Kim Jong Un mengatakan, negaranya tidak memiliki alasan untuk memiliki senjata nuklir jika keamanan dan keselamatan negaranya terjamin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X