Bentrokan Pecah di Jalur Gaza Jelang Peresmian Kedutaan AS

Kompas.com - 14/05/2018, 19:12 WIB
Ribuan warga Palestina melarikan diri dari serangan gas air mata yang dilepaskan pasukan Israel di dekat perbatasan di Jalur Gaza pada Senin (14/5/2018). Bentrok terjadi jelang peresmian kedutaan AS di Yerusalem. AFP / MOHAMMED ABEDRibuan warga Palestina melarikan diri dari serangan gas air mata yang dilepaskan pasukan Israel di dekat perbatasan di Jalur Gaza pada Senin (14/5/2018). Bentrok terjadi jelang peresmian kedutaan AS di Yerusalem.

JALUR GAZA, KOMPAS.com - Bentrokan terjadi di sepanjang perbatasan Jalur Gaza beberapa jam menjelang peresmian pembukaan kedutaan AS di Yerusalem pada Senin (14/5/2018). Sebanyak 25 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka.

Insiden bentrok terjadi antara ribuan warga Palestina yang menggelar aksi protes di dekat perbatasan Gaza.

Sejumlah peserta protes mulai melempari pagar perbatasan dengan batu dan mencoba menerobos. Sementara di sisi lain perbatasan pasukan penembak jitu dari militer Israel telah bersiap.

Para korban tewas maupun luka dilaporkan akibat terkena peluru yang dilepaskan militer Israel dari sisi lain perbatasan. Demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Gaza.

Baca juga: Israel: Semua Orang di Jalur Gaza Memiliki Hubungan dengan Hamas

Militer Israel mengatakan ada sekitar 10.000 orang yang berkumpul di sepanjang perbatasan Jalur Gaza dan ribuan lainnya yang berkumpul di tenda-tenda yang berjarak sekitar 500 meter dari pagar keamanan.

Militer Israel mengerahkan sekitar 1.000 personil untuk berjaga di sekitar kedutaan AS menjelang peresmian. Jumlah hampir dua kali lipat dikerahkan di perbatasan Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.

Mereka juga menyebar selebaran peringatan yang ditujukan kepada warga Gaza untuk menjauh dari pagar perbatasan.

"Kami akan melindungi warga sipil kami dengan segala cara demi mencegah pihak yang menerobos pagar," kata Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman.

Acara peresmian kantor kedutaan AS dijadwalkan dilangsungkan pada Senin (14/5/2018) pukul 16.00 waktu setempat. Peresmian akan dihadiri sekitar 800 tamu undangan, termasuk delegasi AS, meski tidak dihadiri langsung oleh Presiden Donald Trump.

Delegasi AS dipimpin Wakil Menteri Luar Negeri AS John Sullivan dan turut membawa penasihat sekaligus putri presiden, Ivanka Trump dan suaminya Jared Kushner yang bertindak sebagai Asisten Gedung Putih, serta Menteri Keuangan Steven Mnuchin.

Sejumlah delegasi negara asing termasuk AS tiba pada Minggu (13/5/2018) dan disambut langsung oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Baca juga: Presiden Palestina Minta Anak-anak Dijauhkan dari Perbatasan Gaza



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X