Kompas.com - 09/04/2018, 18:31 WIB
Keluarga salah satu korban meninggal dalam bentrokan di Jalur Gaza berteriak duka saat menghadiri pemakaman korban. AFP/SAID KHATIBKeluarga salah satu korban meninggal dalam bentrokan di Jalur Gaza berteriak duka saat menghadiri pemakaman korban.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman menyebut jika semua orang di Jalur Gaza memiliki hubungan dengan kelompok Hamas.

Hal tersebut menjadikan tidak ada seorang pun warga Gaza yang sepenuhnya naif atau benar-benar 'lurus'.

Pernyataan tersebut disampaikan Liebermen di tengah aksi protes dan bentrokan yang melibatkan puluhan ribu warga Gaza di perbatasan dengan Israel yang berlangsung sejak Jumat (30/3/2018) lalu.

"Tidak ada orang yang sepenuhnya naif di Jalur Gaza. Setiap orang memiliki hubungan dengan Hamas," ujar Lieberman kepada raido Israel, Minggu (8/4/2018).

Baca juga: Bentrokan di Gaza, Israel Tembak 9 Warga Palestina Termasuk Jurnalis

"Setiap orang mendapat gaji dari Hamas dan seluruh aktivis yang mencoba menantang dan melanggar perbatasan adalah aktivis sayap militer Hamas," tambahnya dilansir AFP.

Otoritas Israel tengah menghadapi sejumlah tuduhan dan pertanyaan terkait penggunaan senjata api dalam menghadapi aksi protes yang dilancarkan warga Palestina di perbatasan Jalur Gaza.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setidaknya sudah 30 orang dilaporkan menjadi korban meninggal, termasuk seorang jurnalis dalam bentrokan dengan militer Israel. Demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Gaza.

Terkait seorang jurnalis yang menjadi korban, Lieberman menduga jurnalis itu telah menggunaan drone atau pesawat nirawak. Namun pernyataan tersebut dibantah dua rekan jurnalis yang menjadi korban.

"Kami mengetahui dalam beberapa kasus, Hamas telah menggunakan jurnalis, media, Bulan Sabit Merah dan ambulans untuk melancarkan aksi teror."

"Siapapun yang menerbangkan drone di atas pasukan maupun wilayah Israel, kami tidak ingin mengambil risiko," tambahnya.

Jurnalis yang tewas, Yasser Murtaja (30) diduga menggunakan drone untuk mengambil foto dan video ketika terjadi bentrokan. Namun kedua rekan yang saat itu bersamanya membantah dan menegaskan korban hanya menggunakan kamera biasa.

Baca juga: Ancaman Penembakan Tak Goyahkan Protes Warga Palestina di Jalur Gaza

Jurnalis Ashraf Abu Amra menyebut mereka berada beberapa ratus meter dari perbatasan saat Murtaja mendadak tertembak.

Sindikat Jurnalis Palestina menyebut hingga enam anggotanya terkena peluru yang ditembakkan militer Israel pada bentrokan di Jalur Gaza, Jumat (6/4/2018) lalu. Namun militer Israel berdalih mereka tidak sengaja membidik para jurnalis.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.