Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/04/2018, 17:39 WIB

SEOUL, KOMPAS.com - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) merilis sebagian percakapan antara Presiden Korsel Moon Jae In dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Diwartakan Chosun Ilbo Senin (30/4/2018), dalam percakapan pribadi itu, Kim berkata dia sadar jika dianggap sering menentang Amerika Serikat (AS).

Pernyataan itu merujuk perang komentar antara Kim dengan Presiden AS Donald Trump sepanjang 2017.

Trump mengatakan kepada Kim bahwa dia adalah "Si Pria Roket". Sementara Kim membalas dengan menyebut Trump "orang tua yang punya penyakit mental".

Baca juga : Inilah 4 Momen Penting 12 Jam Pertemuan Kim Jong Un dan Moon Jae In

"Orang bakal melihat bahwa saya bukan orang yang menembak nuklir secara sembarangan kepada AS maupun Korsel," ujar Kim dalam percakapan tersebut.

Pemimpin yang dipercaya berusia 36 tahun itu berujar, dia tidak ingin tetap menyimpan nuklir namun negaranya berada dalam kondisi sulit.

"Mengapa kami tidak berusaha membangun kepercayaan dengan AS. Mereka berjanji untuk tidak menginvasi kami, dan bakal mengakhiri Perang Korea," kata Kim.

Pembicaraan antara Kim dan Moon itu terjadi saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Antar-Korea di Panmunjom pekan lalu (27/4/2018).

KTT itu menjadi pertemuan bersejarah. Sebab, KTT tersebut merupakan kali pertama digelar di wilayah Korsel setelah edisi 2000 dan 2007 dihelat di Pyongyang, ibu kota Korut.

Kemudian, KTT itu merupakan kali pertama bagi Kim menginjakkan kaki di wilayah Korsel sejak Perang Korea 1950-1953 silam.

KTT tersebut menghasilkan Deklarasi Panmunjom yang berisi antara lain rencana denuklirisasi Korut.

Selain itu, Korut dan Korsel bakal mencoba berdialog dengan AS maupun China untuk mengumumkan berakhirnya Perang Korea.

Baca juga : Jokowi Tawarkan Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Trump dan Kim Jong Un

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.