Kompas.com - 26/04/2018, 21:42 WIB
Foto dokumen pesawat pembom H-6 milik angkatan udara China saat melintas di atas pulau Okinawa dan pulau Miyako Jepang pada 2013 silam. Angkatan udara China kembali melakukan serangkaian latihan di sekitar kawasan Taiwan. AFPFoto dokumen pesawat pembom H-6 milik angkatan udara China saat melintas di atas pulau Okinawa dan pulau Miyako Jepang pada 2013 silam. Angkatan udara China kembali melakukan serangkaian latihan di sekitar kawasan Taiwan.

BEIJING, KOMPAS.com — Militer China meluncurkan sejumlah armada udaranya di sekitar wilayah Taiwan pada Kamis (26/4/2018). Pesawat pengebom hingga jet tempur dikerahkan dalam aksi unjuk kekuatan terbaru yang dikemas dalam sebuah "latihan tempur".

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan Angkatan Udara China, pesawat pengebom H-6K, pesawat peringatan dini, pesawat pengintai, dan beberapa jet tempur diterbangkan melintasi Selat Bashi, wilayah selatan Taiwan, Selat Miyako, dan di dekat Pulau Okinawa, Jepang.

Angkatan Udara menyatakan, pesawat pengebom H-6K telah menyelesaikan sejumlah latihan yang dilakukan dengan mengelilingi Taiwan sejak 18 April.

Baca juga: China Kembangkan Teknologi Siluman untuk Pesawat Tempur Biasa

"Latihan dilakukan untuk memperkuat kapasitasnya dalam menjaga kedaulatan nasional dan integritas teritorial," tulis pernyataan Angkatan Udara China dalam media sosial resmi mereka.

Juru bicara kementerian pertahanan China, Wu Qian, menyampaikan dalam konferensi pers, serangkaian operasi yang dilakukan ditujukan langsung untuk menentang pasukan kemerdekaan Taiwan dan aktivitasnya di Pulau Formosa.

"Tujuannya adalah untuk mencegah pasukan kemerdekaan Taiwan mengancam kesejahteraan rakyatnya. Jika mereka terus melakukan tindakan gegabah, kami akan mengambil tindakan lebih lanjut," kata Wu dilansir AFP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

China menganggap pulau yang diperintah secara mandiri dan demokratis tersebut sebagai bagian pemberontak dari wilayahnya dan tidak mengesampingkan kemungkinan reunifikasi menggunakan kekuatan.

Sementara Taipei menuduh Beijing dengan armadanya tengah berupaya memicu ketegangan di wilayah tersebut melalui serangkaian latihan yang dilakukan.

Taiwan mengumumkan pada Selasa (24/4/2018) akan menggelar latihan menggagalkan invasi China dalam agenda tahunan melalui simulasi serangan wilayah pesisir.

Baca juga: China Pamerkan Rudal Terbaru yang Bisa Hantam Guam

Sebelumnya, pesawat pengebom dan mata-mata China telah diterbangkan di sekitar Taiwan pekan lalu.

Helikopter tempur Beijing juga melakukan latihan dengan rudal di lepas pantai tenggara China pada 18 April.

China juga terus meningkatkan patroli militer di sekitar Taiwan dan melakukan tekanan diplomatik terhadap pemerintahan Presiden Tsai Ing-wen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.