Singkirkan Bom Era Perang Dunia II, Berlin Lakukan Evakuasi Massal

Kompas.com - 20/04/2018, 14:31 WIB
Penumpang berjalan di stasiun kereta api Hauptbahnhof di Berlin. Penemuan bom Perang Dunia II yang tidak meledak akan memaksa evakuasi massal di sekitar stasiun pada Jumat (20/4/2018). (AFP/Barbara Sax) Penumpang berjalan di stasiun kereta api Hauptbahnhof di Berlin. Penemuan bom Perang Dunia II yang tidak meledak akan memaksa evakuasi massal di sekitar stasiun pada Jumat (20/4/2018). (AFP/Barbara Sax)

BERLIN, KOMPAS.com - Penyingkiran bom era Perang Dunia yang ditemukan di dekat stasiun pusat kota, di Berlin, akan menyebabkan gangguan saat dilakukan evakuasi massal pada Jumat (20/4/2018).

Dilansir dari BBC, bom ditemukan saat pembangunan di dekat stasiun di Heidestrasse pada Rabu lalu.

Kendati polisi meyakinkan pemindahan bom asal Inggris seberat 500 kg itu tidak akan membahayakan, langkah evakuasi mesti diterapkan.

Evakuasi massal yang mulai dilakukan pada pukul 09.00 waktu setempat diperkirakan akan menyebabkan kekacauan transportasi publik.

Baca juga : Bom 500 Kg Sisa Perang Ditemukan di Dekat Kedubes Indonesia di Berlin

Gedung-gedung akan dikosongkan dengan radius 800 meter dari lokasi penemuan bom.

Gedung kementerian, sebuah rumah sakit, kedutaan besar Indonesia dan Uzbekistan, serta stasiun kota yang biasanya dimanfaatkan oleh 300.000 penumpang termasuk pada zona yang mesti diamankan.

AFP melaporkan, kantor Kanselir Jerman Angela Merkel dan Reichstag atau parlemen, yang terletak hanya beberapa ratus meter di sebelah selatan zona larangan itu, tetap beroperasi seperti biasa.

Belum jelas seberapa lama pasukan pemindah bom akan menyingkirkan senjata perang itu.

"Itu tergantung sejauh mana evakuasi berlangsung dan tentu dari kondisi bom tersebut," kata juru bicara kepolisian Martin Halweg.

Polisi meminta penduduk untuk tetap bersama keluarga atau teman mereka, atau berada di di lokasi penampungan darurat yang didirikan di dekat sekolah-sekolah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber CNN,BBC,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X