Kompas.com - 11/04/2018, 21:27 WIB

YEREVAN, KOMPAS.com - Dua politisi oposisi di Armenia melakukan aksi unik sebagai bentuk protes mereka ketika sidang parlemen.

Dikabarkan Radio Free Europe Rabu (11/4/2018), dua politisi bernama Ararat Mirzoian dan Lena Nazarian itu menyalakan suar (flare).

Awalnya saat sesi sidang Rabu, Mirzoian yang tergabung dalam blok Yelk (Jalan Keluar) itu menyerukan agar seluruh rakyat Armenia bergabung.

Dia meminta rakyat untuk menolak rencana parlemen untuk melantik mantan Presiden Serzh Sargsyan sebagai Perdana Menteri.

Baca juga : Penonton Final Piala Presiden 2018 Dilarang Bawa Flare

"Kami akan mengakhirinya sesuai dengan aturan yang ada di Partai Republikan," kata Mirzoian dalam akhir pidato, dan kemudian menyalakan suar tersebut.

Nazarian bergabung dengan koleganya itu di podium, dan menyalakan dua suar dengan asap berwarna kuning dan biru.

Kejadian tersebut berlangsung selama satu menit hingga suar tersebut berhenti mengeluarkan asap.

Sargsyan memang telah habis masa jabatannya pada 9 April lalu, dan digantikan oleh Armen Sarkissian pada hari yang sama.

Namun, melalui reformasi konstitusi hasil dari referendum Desember 2015, jabatan perdana menteri bakal lebih berkuasa dibanding dengan presiden.

Buntut reformasi itu, peran Sarkissian tidak lebih hanya sebagai kepala negara, dan dipilih parlemen alih-alih pemungutan suara langsung.

Kalangan oposisi menuding, Sargsyan yang telah berkuasa selama dua periode sejak 9 April 2018 itu bermaksud untuk terus berkuasa di Armenia.

Baca juga : Gara-gara Flare, Indonesia Terancam Sanksi Lagi

Diwartakan Radio Free Europe, rencananya Parlemen Armenia bakal memilih perdana menteri pekan depan (17/4/2018).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.