Ada 600 Tamu yang Diundang ke Pernikahan Pangeran Harry dan Markle

Kompas.com - 23/03/2018, 10:08 WIB
Undangan pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle digambarkan yang dicetak oleh perusahaan Barnard dan Westwood di London, Inggris, Kamis (22/3/2018). (AFP/POOL/Victoria Jones)
Undangan pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle digambarkan yang dicetak oleh perusahaan Barnard dan Westwood di London, Inggris, Kamis (22/3/2018). (AFP/POOL/Victoria Jones)

LONDON, KOMPAS.com - Kerajaan Inggris bakal menggelar pernikahan cucu Ratu Elizabeth II, Pangeran Harry, dengan aktris asal Amerika Serikat Meghan Markle pada 19 Mei 2018 di Kastil Windsor.

Ada 600 orang yang telah diundang ke pernikahan mereka. Mereka akan menghadiri pemberkatan di Kapel St George, yang kemudian dilanjutkan dengan acara resepsi dengan jamuan makan siang.

Dalam hal ini, Ratu Elizabeth II yang menjadi tuan rumah jamuan makan siang di aula St George.

Sebanyak 600 orang itu termasuk keluarga kerajaan, orangtua Markle, dan teman dari kedua calon mempelai.

Baca juga : Ratu Elizabeth II Resmi Restui Pernikahan Pangeran Harry dan Markle

Setelahnya, sekitar 200 tamu akan ikut dalam resepsi khusus di Frogmon House yang digelar oleh ayah dari Pangeran Harry, Pangeran Charles.

Pesta pada malam harinya akan digelar di taman di luar Kastil Windsor, di mana Harry dan Markle berpose untuk foto resmi pengumuman pertunangan mereka.

Undangan pernikahan Pangeran Harry-Markle dibuat oleh perusahaan Barnard and Westwood, yang telah memegang mandat kerajaan untuk mencetak dan penjilidan buku sejak 1985.

Dengan menggunakan tinta Amerika dalam kartu Inggris, undangan tersebut dicetak dalam warna emas dan hitam dengan mesin khusus yang dibuat pada 1930-an.

Dalam undangan itu tertulis, " Pernikahan Yang Mulia Pangeran Harry dari Wales dan Meghan Markle di Kapel St George, Kastil Windsor, Sabtu, 19 Mei 2018 pukul 12.00. Dilanjutkan dengan resepsi di Kastil Windsor".

Baca juga : Apa yang Menarik dari Pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle?

Pekan lalu, Ratu Elizabeth II telah memberikan persetujuan formalnya kepada Pangeran Harry dan Meghan Markle, empat bulan sesudah Markle dan Pangeran Harry bertunangan.

Untuk bisa mengikat janji pernikahan, Pangeran Harry harus meminta persetujuan formal kepada neneknya berdasarkan aturan Succession to the Crown Act 2013.

Hukum di Inggris itu mengamanatkan bahwa hingga garis keenam pewaris takhta harus memperoleh restu ratu untuk dapat menikah, atau pernikahan tidak akan sah.

Sementara, Pangeran Harry berada di urutan kelima, sehingga harus mendapatkan persetujuan ratu. Jika tidak, dia dan keturunannya akan didiskualifikasi dari kemungkinan naik takhta.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X