Dugaan Pembunuhan Mantan Agen Rusia, Polisi Inggris Periksa 240 Saksi

Kompas.com - 11/03/2018, 10:54 WIB
Sergei Kripal (kiri) dinyatakan bersalah karena menyerahkan identitas para agen intelijen Rusia yang sedang beroperasi di Eropa kepada Dinas Intelijen Rahasia Inggris, MI6. Foto kanan: Yulia Skripal, putri Sergei Skripal. (Getty Images via BBC Indonesia) Sergei Kripal (kiri) dinyatakan bersalah karena menyerahkan identitas para agen intelijen Rusia yang sedang beroperasi di Eropa kepada Dinas Intelijen Rahasia Inggris, MI6. Foto kanan: Yulia Skripal, putri Sergei Skripal. (Getty Images via BBC Indonesia)

LONDON, KOMPAS.com - Kepolisian Inggris telah memeriksa lebih dari 240 orang saksi mata terkait penyelidikan dugaan percobaan pembunuhan mantan agen ganda Rusia dan putrinya.

Menteri Dalam Negeri Inggris Amber Rudd memuji kinerja profesional aparat kepolisian yang saat ini tengah memeriksa lebih dari 200 alat bukti.

Penyelidikan percobaan pembunuhan terhadap Sergei Skripal (66) dan putrinya, Yulia Skripal (33) sudah memasuki hari keenam.

Rudd mengatakan, Skripal dan Yulia, yang dirawat di Rumah Sakit Salisbury, sekarang tetap dalam kondisi kritis setelah dinyatakan terpapar gas saraf.

Keduanya ditemukan dalam tergeletak dengan kondisi tidak sadar di atas bangku di komplek pusat perbelanjaan Wiltshire, Salisbury, Minggu (4/3/2018).

Baca juga : Mantan Agen Rusia Diracuni, 20 Orang Ikut Dirawat di RS

Sementara itu, anggota kepolisian Nick Bailey, yang terpapar gas saraf saat berusaha menolong dua orang itu, menolak anggapan yang menyebut dirinya sebagai pahlawan.

Bailey saat ini masih dirawat di rumah sakit setempat, tetapi mulai sadar dan mampu berkomunikasi dengan keluarganya.

Lebih dari 250 anggota kepolisian anti-terorisme dilibatkan dalam penyelidikan berskala besar tersebut.

Rudd mengatakan, pemerintah Inggris menggunakan sumber daya sangat besar untuk mencoba dan mengidentifikasi para pihak yang bertanggung jawab atas percobaan pembunuhan tersebut.

"Saya ingin menekankan, mereka (anggota kepolisian) bekerja dengan cepat dan profesional," katanya.

Baca juga : Racun Saraf Dipakai untuk Percobaan Pembunuhan Mantan Agen Ganda Rusia

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X