Penjara Jerman Kewalahan Tangani Tahanan dari Kelompok Ekstremis

Kompas.com - 22/02/2018, 09:38 WIB


BERLIN, KOMPAS.com - Penjara Jerman kewalahan mengatasi tahanan dari kelompok ekstremis, yang jumlahnya diperkirakan akan bertambah seiring dengan dimulainya berbagai penyusutan terhadap aksi teror dalam beberapa bulan terakhir.

Saat ini, ada sekitar 150 anggota kelompok ekstremis berbahaya yang ditahan dalam penjara di seluruh Jerman. Mereka menjalani hukuman penjara atau berada dalam tahanan terkait tuduhan teror.

Data dari Kantor Polisi Federal Jerman (BKA) yang dirilis di harian Jerman Die Welt, Rabu (21/2/2018), menyebutkan beberapa orang juga ditahan karena menjadi simpatisan atau pendukung kelompok radikal.

"Dalam beberapa tahun ke depan, kita menerima adanya gelombang ekstremis yang masuk ke penjara-penjara kita," kata Menteri Kehakiman Jerman Hesse Eva Kuhne-Hormann.

Baca juga : Anggaran Minim, Kemampuan Tempur Militer Jerman Menurun

Dia merujuk pada ratusan pengusutan terhadap kelompok ekstremis, yang sedang dilakukan di seluruh negeri. Banyak di antaranya terkait dengan para anggota yang kembali ke Jerman dari Timur Tengah setelah bertempur bersama kelompok Negara Islami di Irak dan Suriah (ISIS).

Kuhne-Hormann memperingatkan, banyaknya jumlah tahanan dari kelompok ekstremis di penjara menimbulkan tantangan besar bagi upaya deradikalisasi dan pencegahan.

Jika lembaga penjara gagal membantu ekstremis yang terpidana untuk bergabung kembali ke dalam masyarakat, maka kondisinya jadi berbahaya.

Baca juga : Malaysia Tangkap 11 Orang Diduga Terkait ISIS

Polisi Jerman membuka lebih dari 1.200 penyelidikan terkait teror pada 2017, meningkat lima kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Mereka yang ditahan termasuk pengkhotbah radikal, perencana pembunuhan yang gagal dan orang-orang yang kembali dari pertempuran di Suriah dan Irak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.